Indotnesia - Setelah Taiwan, kini giliran otoritas Malaysia yang menarik produk Indomie Special Chicken Flavor atau Indomie Rasa Ayam Spesial. Kandungan etilen oksida di dalam produk itu menjadi penyebab utamanya.
Melansir Channel News Asia, Rabu (26/4/2023), etilen oksida merupakan zat yang dapat beracun ketika dikonsumsi atau dihirup. Selain menyebabkan limfoma dan leukemia, etilen oksida juga menyebabkan iritasi serius pada kulit dan mata manusia yang terpapar zat tersebut.
Bahkan paparan etilen oksida dapat memicu cacat lahir. Lalu, sebenarnya apa itu etilen oksida (CHO)?
Melansir situs National Cancer Institute, etilen oksida adalah gas tidak berwarna yang mudah terbakar dengan bau manis. Biasanya digunakan untuk memproduksi bahan kimia lainnya, termasuk antibeku.
Dalam jumlah kecil, zat ini juga digunakan sebagai pestisida dan bahan pensteril. Etilen oksida memiliki kemampuan untuk merusak DNA dan menyebabkan kanker.
Manusia dapat terpapar etilen oksida melalui inhalasi dan konsumsi, baik dari lingkungan pekerjaan, produk konsumen, atau lingkungan.
Etilen oksida sangat eksplosif dan reaktif sehingga peralatan yang digunakan untuk pemrosesannya biasanya tertutup rapat. Selain itu, produksinya juga menggunakan sistem otomatis tinggi sehingga mengurangi risiko paparan di tempat kerja.
Mengutip laman CDC, seseorang yang terpapar etilen oksida akan mengalami gejala-gejala seperti berikut:
- Sakit kepala
- Sakit perut
- Muntah
- Diare
- Kesulitan bernapas
- Merasa ngantuk
- Merasa lemah
- Menjadi sangat lelah
- Mengalami luka bakar pada mata dan kulit
- Radang dingin (frostbite)
- Memiliki masalah reproduksi
Sejauh ini, belum ada informasi tentang kadar yang aman terkait paparan etilen oksida terhadap manusia.
Baca Juga: Sinopsis Film A Haunting in Venice, Karya Adaptasi dari Novel Agatha Christie
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun