Indotnesia - Sekarang ini, ada banyak pilihan susu untuk dikonsumsi orang dewasa. Selain susu sapi, susu nabati menjadi alternatif seperti susu almond, susu kedelai, susu oat, dan sebagainya.
Konsumsi susu sapi bagi orang dewasa nggak jarang menimbulkan perdebatan. Bahkan, ada yang mulai meninggalkan susu sapi karena masih bingung apakah itu menyehatkan atau tidak.
Melansir Eat This, berikut 6 efek minum susu bagi orang dewasa menurut penjelasan ahli diet Lauren Manaker, MS, RDN:
1. Susu bisa menguatkan tulang
Banyak beranggapan susu sapi bisa menguatkan tulang merupakan skema pemasaran produk saja. Tapi menurut Manaker, susu mengandung nutrisi pendukung kesehatan tulang seperti kalsium, magnesium, dan zinc atau seng.
Laporan yang diterbitkan di Nutrients juga menyebutkan peneliti menyarankan agar orang tidak menghindari susu karena dapat membantu mempertahankan massa tulang dan mencegah osteoporosis.
2. Susu menambah asupan protein
Produk susu bisa menjadi sumber protein berkualitas tinggi yang sangat baik. Tapi, banyak orang menghindari konsumsi susu sapi karena kandungan lemaknya yang lebih tinggi.
Secangkir susu sapi murni tanpa gula akan mengandung sekitar 8 gram protein berkualitas. Sebaliknya, secangkir susu almond hanya mengandung rata-rata 1 gram protein.
Baca Juga: Soal Konflik Warna Kulit Cleopatra di Dokumenter Netflix, Ini Komentar Otoritas Mesir
3. Susu meningkatkan sistem imun
Manaker mengatakan susu dapat meningkatkan sistem imun karena mengandung nutrisi seperti zinc dan vitamin A.
Penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Nutrition bahkan menemukan susu yang mengandung vitamin A dan zinc dapat membantu fungsi kekebalan di usus dan saluran pernapasan bagian atas.
4. Susu menambah ekstra vitamin b dalam tubuh
Minum segelas susu dapat memberi manfaat dari berbagai jenis vitamin B, salah satunya B12. Vitamin B12 adalah kandungan vitamin B yang paling menonjol dalam susu sapi.
Vitamin B12 bermanfaat untuk sel saraf dan pembuluh darah. Beberapa vitamin B lainnya seperti B2 atau riboflavin, B3 atau niasin, B7 atau biotin, dan folat atau B9.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan