Indotnesia - Cuti panjang Idulfitri biasanya tak hanya dimanfaatkan untuk silaturahmi dengan sanak saudara, tapi juga piknik untuk menyegarkan pikiran. Meski sudah menghabiskan waktu untuk liburan, tak jarang banyak orang yang justru mengalami stres saat kembali bekerja.
Melansir Medical News Today, post-vacation depression atau depresi pascaliburan adalah kondisi yang mengacu pada keadaan depresi yang dialami seseorang setelah kembali dari liburan.
Gejala depresi pascaliburan ini dapat menganggu kehidupan sehari-hari, termasuk hubungan pribadi dan produktivitas kerja. Berikut beberapa gejala depresi pascaliburan:
- Kecemasan
- Merasa nostalgia dengan momen liburan
- Sulit tidur
- Gelisah
- Terus-menerus sedih atau hampa
- Putus asa atau pesimis
- Mudah tersinggung
- Merasa bersalah dan tidak berharga
- Kehilangan minat pada aktivitas biasanya
- Tidak bergairah
- Sulit berkonsentrasi
- Perubahan pola tidur dan nafsu makan
- Perubahan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
Ketika selesai liburan, orang mungkin merasakan tekanan untuk segera kembali bekerja dan menjalani rutinitas sehari-hari. Ini dapat menyebabkan tekanan mental yang meningkat.
Melakukan perencanaan sebelum libur atau cuti panjang ternyata bisa membantu mencegah depresi pascaliburan. Berikut cara mencegah depresi setelah libur panjang:
- Sisihkan waktu satu atau dua hari untuk menyesuaikan diri setelah selesai berlibur dan mulai kembali bekerja
- Kembali ke jadwal tidur harian yang berkualitas
- Merencanakan kegiatan rekreasi atau sosial yang menyenangkan
- Memiliki rutinitas yang positif sehingga bisa memulai kerja secara tenang
- Melakukan aktivitas fisik secara reguler
- Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi
Namun, apabila seseorang memiliki konflik yang belum terselesaikan di rumah atau tempat kerja maka dapat berkontribusi terhadap depresi pascaliburan. Sebaiknya, ambil tindakan untuk mengatasi masalah tersebut sebelum melakukan libur atau cuti panjang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Borong Saham PACK Rp936 Miliar, Haji Isam Orang Terkaya ke Berapa?
-
Samsung Galaxy Z Flip 8 Disebut Jadi HP Lipat Clamshell Terakhir, Ini Penyebabnya
-
Viral Sekelompok Murid SMP Berani Adang Motor di Trotoar, Langsung Jadi Sorotan Netizen
-
FIFA Gelar Pertemuan Mendadak dengan Federasi Iran di Turki, Ada Masalah Apa?
-
Xabi Alonso Kirim Sinyal Bahaya ke Premier League Usai Gabung Chelsea
-
Sadis! Cuma Nunggak Rp3,3 Juta, Pemuda di Cakung Disekap dan Disiksa di Showroom Motor
-
5 Jam Tangan Casio Wanita Termurah untuk Pekerja Kantoran, Mulai Rp100 Ribuan
-
Drone Hantam Pembangkit Nuklir UEA, Trump Ancam Iran: Waktu Kalian Hampir Habis
-
Asus Resmi Rilis Monitor ProArt OLED 4K 240Hz untuk Kreator, Harga Tembus Rp40 Jutaan
-
Remaja Lampung Timur Tega Gasak Motor Teman Sendiri Saat Menginap di Bandar Lampung