Indotnesia - Ketika kita haus dan perlu tubuh tetap terhidrasi, air putih menjadi pilihan pertama untuk mengatasinya. Tapi ternyata, cairan dengan rumus kimia H20 ternyata bukan minuman paling menghidrasi. Kok bisa?
Melansir CNN, Sabtu (6/5/2023), menurut penelitian St. Andrews University di Skotlandia, air putih bukan minuman paling menghidrasi jika dibandingkan beberapa jenis minuman lainnya.
Meski air baik untuk menghidrasi tubuh dengan cepat, minuman dengan sedikit gula, lemak, atau protein lebih baik untuk membuat tubuh terhidrasi lebih lama.
Menurut Profesor Fakultas Kedokteran St. Andrews, Ronald Maughan, semakin banyak kita minum maka semakin cepat minuman tersebut dikosongkan dari perut dan diserap ke dalam aliran darah.
Faktor lain yang mempengaruhi seberapa baik minuman terhidrasi juga berkaitan dengan komposisi nutrisi minuman. Penelitian itu menemukan susu ternyata lebih menghidrasi ketimbang air putih biasa.
Susu mengandung gula laktosa, beberapa protein, dan lemak, yang semuanya itu membantu memperlambat pengosongan cairan dari perut sehingga menjaga tubuh terhidrasi lebih lama.
Selain itu, susu juga mengandung natrium yang berfungsi seperti spons dan menahan air di dalam tubuh. Dengan begitu, lebih sedikit urin yang diproduksi.
Ternyata hal yang sama berlaku untuk oralit yang dipakai mengobati diare. Oralit mengandung sedikit gula, serta natrium dan kalium, yang membantu meningkatkan retensi air dalam tubuh.
Tapi, yang perlu digarisbawahi adalah minuman dengan kandungan gula yang banyak seperti jus buah atau cola belum tentu menghidrasi seperti minuman rendah gula lainnya.
Baca Juga: Peran Penting Pangeran George di Acara Penobatan Kakeknya
Minuman tinggi gula akan lebih menghabiskan lebih banyak waktu di perut sehingga pengosongan perut lebih lambat. Begitu minuman ini memasuki usus kecil, konsentrasi gula yang tinggi akan diencerkan melalui proses osmosis.
Proses tersebut ibarat “menarik” air dari tubuh ke dalam usus kecil untuk mengencerkan gula. Jadi jus dan soda kurang menghidrasi, dan malah membuat tubuh mendapat gula dan kalori berlebihan.
Kalau cuma ada dua pilihan antara soda dan air putih, tetap pilih air putih untuk menghidrasi tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung