Indotnesia - Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air, aktor senior Muhammad Jueri Saptahadi atau akrab dikenal Eeng Saptahadi meninggal dunia, pada Minggu (21/5/2023) malam.
Aktor berusia 65 tahun itu diketahui meninggal karena terpapar Covid-19 dan wafat di RS Primaya, Bekasi saat menjalani perawatan.
Hal tersebut diketahui dari cuitan pemerhati film, Yan Widjaya dalam menyampaikan berita duka meninggalnya Eeng Saptahadi lewat akun Twitter pribadinya @yan_widjaya.
“Wafat krn terpapar Covid di RS Primaya, Bekasi, Minggu malam,” tulisnya.
Diketahui, Eeng Saptahadi telah berkarya sejak tahun 1983 dan membintangi sekitar 16 film, 54 sinetron dan FTV sepanjang kariernya.
Untuk kembali mengenang karya Eeng Saptahadi, berikut daftar film, sinetron, maupun FTV yang pernah dibintanginya.
Awal debut di dunia akting Eeng Saptahadi bermain dalam film berjudul Senjata Rahasia Nona pada 1983.
Meski telah 40 tahun berkarya, ia termasuk aktor senior yang masih produktif membintangi film maupun sinetron hingga tahun terakhirnya.
Baca Juga: Jadi Toko Buku Bersejarah di Indonesia, Siapa Pemilik Gunung Agung?
Di tahun 2023 sebelum meninggal dunia, ia masih aktif bermain dalam sinetron stripping berjudul Takdir Cinta Yang Kupilih sebagai Pak Asraf yang memiliki peran penting di sinetron tersebut.
Adapun daftar film maupun sinetron dan FTV yang pernah dibintangi Eeng Saptahadi adalah sebagai berikut:
Film
1. Senjata Rahasia Nona (1983)
2. Cinta di Sebalik Noda (1984)
3. Kulihat Cinta di Matanya (1985)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Jangan Terbuai Usai Berhasil Mengalahkan China
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Review Jujur dari Buku Kisah Kota Kita: Merawat Kota, Merawat Rasa
-
Usul Pindah Gerbong: Mengapa Pernyataan Menteri PPPA Memicu Amarah Publik?
-
Menyembuhkan Rasa, Kerentanan dan Mimpi dalam Buku Puisi Pelesir Mimpi
-
Jelang Drawing Piala Asia 2027, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Potensi Bahaya dari Pot 4
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya
-
Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!