- Presiden Donald Trump menghentikan operasi militer di Selat Hormuz untuk membuka peluang negosiasi damai dengan pihak Iran.
- Keputusan tersebut diambil guna meredam lonjakan harga energi dunia akibat gangguan pada jalur distribusi minyak internasional.
- Korps Garda Revolusi Islam Iran tetap memperketat pengawasan jalur pelayaran strategis meskipun operasi militer AS dihentikan sementara.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menghentikan sementara operasi militer di Selat Hormuz setelah meningkatnya ketegangan dengan Iran yang berdampak pada stabilitas ekonomi global.
Keputusan ini diambil di tengah kekhawatiran lonjakan harga energi dunia akibat terganggunya jalur distribusi minyak yang vital bagi perdagangan internasional.
Operasi Militer Dihentikan Sementara
Trump mengumumkan melalui platform Truth Social bahwa operasi pembebasan jalur pelayaran dihentikan sementara guna memberi ruang bagi proses negosiasi.
Ia menyebut keputusan tersebut diambil setelah adanya komunikasi dengan sejumlah negara, termasuk Pakistan, serta indikasi kemajuan dalam pembicaraan dengan Iran.
“Kami sepakat bahwa, meskipun blokade tetap berlaku, operasi akan dihentikan sementara untuk melihat kemungkinan kesepakatan dapat dicapai,” tulis Trump.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Teheran terkait klaim tersebut.
Iran Perketat Kontrol Jalur Energi
Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperluas pengawasan di Selat Hormuz dengan menetapkan koridor pelayaran tertentu.
Baca Juga: Ketegangan Selat Hormuz Memanas Kembali, Iran Serang Zona Industri Minyak Uni Emirat Arab
Langkah ini disertai peringatan kepada kapal-kapal asing untuk mematuhi aturan yang ditetapkan atau menghadapi risiko keamanan.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis yang menyalurkan sekitar seperlima pasokan energi global.
Dampak Ekonomi Global Menguat
Ketegangan di kawasan Teluk turut mendorong kenaikan harga minyak mentah dan pupuk, yang berpotensi memicu tekanan inflasi dan krisis pangan di berbagai negara.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan operasi ofensif telah dihentikan dan situasi masih dipantau.
“Tidak ada penembakan kecuali kami diserang lebih dulu,” ujarnya di Washington.
Sementara itu, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menegaskan bahwa pihaknya tidak mencari konflik terbuka, namun tetap siaga terhadap perkembangan di lapangan.
“Kami akan terus memantau situasi dengan sangat ketat,” katanya.
Berita Terkait
-
Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Q1 2026, Pemerintah Klaim Lebih Tinggi dari China-AS
-
Amerika Serikat Paksa 50 Kapal Komersial Putar Balik Hindari Selat Hormuz
-
Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan
-
Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung