Indotnesia - Sejumlah film yang paling dinantikan akan tayang pada 21 Juli 2023, selain Barbie, adalah karya terbaru dari sutradara Christopher Noah, Oppenheimer.
FIlm ini dibintangi oleh Cillian Murphy, yang berperan sebagai J Robert Oppenheimer, seseorang yang dikenal sebagai “Bapak Bom Atom”. Pada pekan lalu, film ini resmi diberi rating R atau restricted yang artinya mengandung konten di mana penonton di bawah usia 17 tahun harus didampingi orang tua.
Film ini akan menjadi film terpanjang sepanjang karier Noah. Dengan durasi kurang dari tiga jam, film ini direkam dengan kamera film format besar dengan panjang pita sekitar 20.000 meter dan berat sekitar 272 kg.
Noah ingin penonton untuk menikmati Oppenheimer dengan kualitas terbaik. Dengan begitu, penonton akan turut masuk ke dalam jalan cerita film tersebut. Lalu, bagaimana sinopsis film Oppenheimer? Berikut selengkapnya.
Melansir Popsugar, film ini berdasarkan biografi pemenang Penghargaan Pulitzer 2005 yang berjudul “American Prometheus: The Triumph and Tragedy of J. Robert Oppenheimer” karya Kai Bird dan Martin J Sherwin.
Keduanya membutuhkan waktu 25 tahun untuk melakukan riset dan menulis biografi ini. Oppenheimer adalah seorang fisikawan pencipta bom atom dan kontribusinya pada Manhattan Project sebagai kepala Laboratorium Los Alamos di New Mexico.
Dalam trailer resmi yang dirilis pada 8 Mei 2023, terlihat Oppenheimer sedang menyiapkan Manhattan Project yang pada akhirnya mengarah pada pembuatan bom nuklir pertama.
Amerika Serikat akhirnya menggunakan bom atom tersebut untuk melawan Jepang, yang menewaskan 129.000-226.000 warga sipil di Hiroshima dan Nagasaki pada akhir Perang Dunia II.
Aktor Matt Damon berperan sebagai Jenderal Leslie Groves Jr yang merupakan direktur Manhattan Project. Dia memiliki banyak pertanyaan tentang keamanan bom tersebut. Sementara aktris Florence Pugh muncul sebagai psikiater Jean Tatlock.
Baca Juga: Mengenal Kopi Klotok, Kopi Tradisional yang Jadi Ikonik di Yogyakarta
Oppenheimer terjebak dalam dilema antara mengejar ilmu pengetahuan atau menghadapi implikasi etis dari pembuatan senjata pemusnah massal. Dia bergulat dengan konsekuensi tersebut baik terhadap umat manusia dan beban hati nuraninya.
Film ini adalah eksplorasi pemikiran dari kehidupan Oppenheimer terhadap kemajuan ilmiah, dilema moral, dan konsekuensi abadi dari tindakan manusia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Terpopuler: Link Download 40 Poster Ramadhan hingga Tukar Uang Baru di BI
-
Terpopuler: Bedanya Smart TV dan Android TV, hingga Smartwatch Terbaik untuk Padel
-
Semarak Festival Imlek Jakarta 2026, Bundaran HI Bersinar Dihiasi Ratusan Lampion
-
4 Jenis Pakaian Adat China untuk Wanita dan Pria, Sarat Makna Budaya
-
4 Cleanser Snail Mucin, Berikan Efek Hydrating untuk Kulit Kenyal dan Sehat
-
Lilo dan Moka: Kucing yang Tak Bersyukur
-
Fajar Sadboy Diludahi Indra Frimawan, Amanda Manopo Beri Reaksi Begini
-
Novel Tuhan Maha Romantis: Saat Cinta Pertama Menguji Keteguhan Komitmen
-
Produksi Hio Meningkat Pesat Jelang Imlek
-
Bukan Sekadar Olahraga, Turnamen Padel di Pluit Satukan Dua Brand Berbeda Industri