Indotnesia - Gaya Quiet Luxury sedang menjadi tren di dunia mode selama tahun 2023 ini. Style ini disebut mengembalikan model berpakaian yang sederhana.
Hal itu, turut diungkapkan oleh Prada, co-designer Miuccia Prada dan Raf Simons, yang saat menghadiri Milan Fashion Week, Minggu (18/6/2023) mengenakan kemeja putih sederhana.
“Sebagai batu loncatan untuk "mempertimbangkan kembali hal-hal sederhana", kata Prada seperti dikutip dari The Guardian.
Sementara Direktur Pembelian di Browns Petterson mengatakan telah melihat gaya berpakaian sederhana ini, yaitu para pria yang telah menanggalkan fesyen dengan logo mencolok dengan pakaian yang lebih halus.
“Cara berpakaian yang lebih teknis tetap menjadi pendorong penjualan yang kuat dan kami senang melihat bagaimana pelanggan menanggapi evolusi tersebut. tren ini dan merek-merek yang mampu mengawinkan gaya pakaian tradisional dengan penjahitan yang santai,” ungkapnya.
Lantas, apa itu quiet luxury?
Quiet luxury adalah gaya berpakaian yang menonjolkan kualitas dari pakaian itu sendiri dengan balutan yang sederhana, anggun, tak berlebihan namun berkelas. Oleh karena itu, gaya ini disebut sebagai “kemewahan yang tenang”.
Style itu jadi antitesis dari fast fashion dan mengubahnya menjadi investasi dan tren berbelanja yang bijaksana.
Produk quiet luxury biasanya dibuat dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas seperti wol, katun, kulit, kasmir atau sutra serta menjauhi bahan sintetis. Sementara warna-warna yang mewakilinya berkisar warna netral, seperti putih, hitam, abu-abu, atau krem dengan desain yang halus, sederhana dan berkelas.
Baca Juga: Pra-rilis Single di Album Comeback, Berikut Lirik Lagu Broken Melodies NCT Dream
Beberapa brand dunia telah mulai mengadaptasi mode quiet luxury, seperti The Row, Max Mara, Bottega Veneta, Fear og God, Object Daso, dan lainnya.
Demikian pengertian singkat mengenai apa itu quiet luxury yang tren di tahun 2023. So, apakah kamu tertarik dengan style ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan