Selalu lakukan penelitian yang cermat sebelum berinvestasi dalam suatu program atau bisnis. Pelajari tentang perusahaan, manajemen, sejarah, dan kinerjanya.
Periksa apakah perusahaan terdaftar dan diatur oleh otoritas keuangan yang berwenang. Jika ada tawaran investasi yang terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, waspadalah.
2. Waspadai Janji Pengembalian yang Tidak Realistis
Jika suatu investasi menjanjikan tingkat pengembalian yang sangat tinggi dan tidak realistis dalam waktu singkat, itu bisa menjadi tanda bahaya.
Perhatikan apakah janji tersebut masuk akal berdasarkan kondisi pasar dan investasi yang sebenarnya. Jika terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, kemungkinan besar itu tidak benar.
3. Hati-hati terhadap Skema Piramida
Skema Ponzi sering dikaitkan dengan skema piramida. Hindari program investasi yang mendasarkan pengembalian kepada merekrut investor baru daripada hasil investasi yang sah.
Skema piramida tidak berkelanjutan dan pada akhirnya akan runtuh, menyebabkan kerugian bagi banyak orang.
4. Pahami Bagaimana Investasi Berfungsi
Baca Juga: Tips Agar Tidak Mudah Lelah saat Bersepeda untuk Pemula, Perhatikan Jarak Ideal
Penting untuk memiliki pemahaman yang baik tentang bagaimana investasi beroperasi dan menghasilkan pengembalian.
Pelajari tentang berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, reksa dana, dan lainnya. Jika tidak yakin, konsultasikan dengan penasihat keuangan yang dapat memberikan panduan dan saran yang objektif.
5. Jaga Kewaspadaan terhadap Tekanan
Hindari investasi yang mendorong untuk mengambil keputusan segera atau memberikan tekanan berlebihan.
Skema Ponzi sering menggunakan taktik persuasif untuk membuat terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi tanpa waktu yang cukup untuk mempertimbangkan risiko dan konsekuensinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Neymar Akhirnya Debut di Piala Dunia 2026, Suporter Brasil Langsung Meledak di Stadion
-
Prediksi Tunisia vs Belanda: De Oranje Incar Pesta Gol dan Puncak Grup F
-
Danantara Bangun Industri Unggas Rp20 T, Ganggu Bisnis Emiten Peternakan?
-
Socrates di Meja Tongkrongan, Mengapa Banyak Belajar Bikin Pendiam?
-
Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS
-
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Bikin Bintang Kanada Patah Kaki di Piala Dunia 2026
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
Cuaca Panas? 5 Face Mist untuk Cegah Kulit Kering dan Breakout
-
Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?