Indotnesia - Istilah skena saat ini tengah menjadi salah satu kata gaul yang viral di media sosial.
Tidak diketahui secara pasti siapa yang mempopulerkan kata tersebut, tetapi banyak orang penasaran dengan apa itu skena.
Di Twitter, kata skena dikaitkan dengan gaya berpakaian seseorang yang unik dan kata tersebut sering berdampingan digunakan bersama “kalcer”.
“Bandung sekarang julukannya bukan Kota Kembang lagi tapi Kota Skena Kalcer yogs mantap ala-ala,” cuit salah seorang warganet.
“Kenapa sekarang apa apa tuh di komentarin sie?? Mulai dari cara berpakain skuna skena lah,kalcer lah asa teu kudu,” ungkap warganet lainnya.
Nah, daripada penasaran dengan apa itu skena, berikut penjelasan artinya yang perlu kamu ketahui.
Apa Itu Skena?
Secara harfiah, kata skena hingga saat ini belum tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Bahkan, Ivan Lanin selaku aktivis pelestari bahasa Indonesia juga menyebut bahwa kata skena belum ada di KBBI tetapi sudah banyak dipakai oleh pegiat musik.
Baca Juga: Jadi Alternatif Busana Murah, Berikut Tips Beli Baju Bekas di Thrift Shop
Sedangkan dalam bahasa Inggris, skena diketahui berasal dari kata “scene” yang berarti suatu tempat kejadian.
Seiring perkembangannya, kata tersebut kemudian banyak digunakan dalam dunia musik untuk menjelaskan tentang suatu circle maupun kultur dari suatu lingkungan atau tempat dimana adanya interaksi antara penonton dan musisi.
Secara umum, arti kata skena kemudian berkembang menjadi perkumpulan orang yang biasa menghadiri acara tertentu untuk bercengkrama bersama saat berkumpul.
Biasanya, seseorang yang mendapatkan julukan skena memiliki pengetahuan lebih di bidang tertentu sesuai pada minat komunitas yang menjadi tempatnya berkumpul.
Dalam dunia fashion, skena biasanya merujuk pada selera fashion yang digunakan seseorang seperti ketika berpakaian dengan warna cerah, kaus bergambar, dan skinny jeans.
Seseorang yang dijuluki skena biasanya memiliki kepercayaan diri tinggi dan sifat yang tidak mau direndahkan.
Selain itu, kata skena juga kerap dikaitkan untuk memberikan julukan pada seseorang dengan gaya rambut di cat dua warna dan tertarik pada musik rock atau techno.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Viral Minta Uang ke Sopir Pakai Seragam Polisi, Eks Bripka di Lubuk Linggau Ditangkap
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Mulai Hari Ini, Isi Solar Subsidi di 10 SPBU Palembang Wajib Ikuti Aturan Baru
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Mobil Masuk Kolong Truk Mogok di Bypass Palembang, Begini Kronologi Kecelakaannya
-
Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Akses Keputren dan Ruang Pusaka Masih Dikunci, Revitalisasi Keraton Solo Terhambat
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!
-
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature