Indotnesia - Perawatan kecantikan saat ini semakin beragam dengan berbagai metode yang digunakan, salah satunya tanam benang atau thread lift.
Di TikTok, perawatan kecantikan yang disebut benang protein diklaim dapat menghilangkan kerutan secara instan hanya dengan menyemprotkannya menggunakan serum.
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial tentang benang protein, terlihat seorang laki-laki menjajal untuk mempraktekkan cara menggunakan jenis alat kecantikan tersebut.
Lewat tutorial yang dibagikan, benang protein ditempatkan di bagian wajah yang ingin dihilangkan kerutannya, lalu disemprot oleh serum dan benang tersebut akan menghilang dengan klaim menyerap ke wajah.
Lalu, bagaimana faktanya? Apakah benang protein dapat menghilangkan kerutan dengan instan? SImak selengkapnya di bawah ini.
Apa Itu Benang Protein?
Benang protein merupakan bahan material yang umumnya digunakan dalam prosedur thread lift atau tanam benang.
Dalam prosedur non-bedah tersebut, benang berfungsi untuk mengangkat kulit kendur dan berkerut dengan memasukkannya ke dalam lapisan kulit agar merangsang produksi kolagen, sehingga kulit wajah menjadi lebih terlihat awet muda.
Oleh karena itu, narasi yang menyebut menempelkan benang protein di wajah lalu disemprot dan disebut dapat meresap ke dalam kulit, sehingga membantu menyamarkan kerutan merupakan informasi yang keliru.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Ketahui Keutamaan Puasa Sunnah Tarwiyah dan Arafah
Seorang dokter estetika, Andy G. Wijaya lewat akun TikTok pribadinya @dokteranjay menjelaskan bahwa benang protein yang viral dapat menghilangkan kerutan secara instan merupakan pemahaman informasi yang salah.
Pasalnya, penerapan benang protein jika hanya dioles ke wajah dan disemprot serum tidak akan mampu merangsang kolagen serta mengurangi kerutan di kulit.
Untuk memanfaatkannya, prosedur yang digunakan harus tepat, yaitu menggunakan metode thread lift atau tanam benang.
“Benang wajah di pasaran terbuat dengan bahan yang sangat bervariasi, diciptakan dan dibentuk menjadi benang dari multi protein untuk dimasukkan ke dalam kulit. Terus kok sekarang dioles?” ungkapnya menanggapi video benang protein viral yang hanya dioleskan di permukaan wajah.
“Nah, dalam kulit benang protein menimbulkan perselubungan dari materi benang tersebut yang menghasilkan kolagen tipe 1 dan 3. Dan dalam waktu dua minggu akan meningkat (produksi kolagen) sampai benang tersebut habis diserap oleh tubuh. Jadi nggak instan ya guys,” lanjutnya.
Maka dari itu, dokter yang kerap membagikan edukasi tentang perawatan kulit wajah di media sosial tersebut menegaskan bahwa benang protein yang benar penggunaannya dimasukkan ke dalam wajah melalui bantuan tenaga ahli atau professional, sehingga bisa maksimal dalam membantu mengatasi kerutan di wajah.
Diketahui, pada umumnya benang protein terbuat dari polimer sintetik biodegradable, seperti PDO (Polydioxanone), PCL (Polycaprolactone), PLLA (Poly-l-Lactic Acid), PLGA (Poly Lactic-co-Glycolic Acid), dan sebagainya.
Agar bisa mendapatkan manfaatnya secara maksimal, penggunaan benang protein harus melalui proses thread lift yang dilakukan oleh tenaga ahli dengan cara dimasukkan ke dalam kulit bukan dioles secara instan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Alasan Emosional di Balik Tangis Cristiano Ronaldo saat Kenakan Jersey No.21 Portugal
-
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952
-
6 Bunga Pembawa Rezeki dan Keberuntungan, Cocok untuk Ditanam di Rumah
-
Jangan Borong, Harga Emas Antam Terus Meroket Jadi Rp2.651.000/Gram
-
Joan Mir Resmi Merapat ke Gresini Racing, Siap Duet Bareng Daniel Holgado di MotoGP 2027
-
Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras
-
Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Langkat Syah Afandin
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Luis de la Fuente Sanjung Magis Mikel Oyarzabal Saat Spanyol Bantai Austria
-
Kontrak Berakhir, Shueisha Hentikan Penjualan Manga Marvel Mulai September