Indotnesia - Kebanyakan dari kita mungkin pernah melihat sebuah wajah pada bentuk benda mati atau kumpulan awan di langit. Hal itu disebut pareidolia.
Secara psikologis, pareidolia adalah fenomena yang melibatkan stimulus samar-samar dan acak yang membuat seseorang melihat wajah atau objek tertentu pada benda mati.
Pareidolia sendiri berasal dari bahasa Yunani 'Para' yang berarti samping, dengan, atau bersama dan 'eidolon' yang berarti gambar atau bentuk. Dapat dimaknai sebagai ilusi visual yang dialami seseorang.
Karena itu, biasanya mereka melihat wajah atau gambar binatang misalnya pada tebing, bangunan, kumpulan awan, kubangan air, dan sebagainya. Padahal itu sebenarnya hanya imajinasi yang kita buat.
Beberapa contoh pareidolia yang umum terjadi pada seseorang:
- Melihat awan seperti bentuk binatang.
- Rumah atau bangunan seperti wajah manusia.
- Sebuah pohon nampak mirip bentuk tubuh manusia.
- Kumpulan benda mirip wajah dan sebagainya.
Baca Juga: Lirik Lagu Hate Rodrigo Yena (Feat. Yuqi ((G)I-DLE)
Melansir jurnal Cell Press (2017), pareidolia merupakan kondisi yang berkaitan dengan cara kerja otak dalam mengartikan rangsangan visual.
Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab pareidolia. Namun, kondisi ini cenderung tidak berbahaya dan normal dialami seseorang.
Akan tetapi, jika pareidolia yang dialami oleh orang dengan riwayat penyakit Parkinson dan Lewy Body Dementia perlu diperhatikan. Pasalnya, imajinasi melihat wajah atau gambar pada suatu benda menjadi tanda penyakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba