Indotnesia - Nama pelukis Van Gogh menjadi trending topic di Twitter pada Minggu (9/7/2023). Sebagai informasi, saat ini sedang berlangsung pameran Van Gogh Alive di Mal Taman Anggrek, Jakarta.
Pameran Van Gogh Alive Jakarta digelar pada 7 Juli hingga 9 Oktober 2023. Ada sekitar 3.000 karya sang pelukis pascaimpresionis bernama lengkap Vincent Van Gogh yang ditampilkan lewat video dan gambar interaktif.
Pameran yang sudah digelar di 70 negara itu diiringi suara dan alunan musik sehingga menjadi hal yang unik untuk dinikmati. Bicara soal Van Gogh, pelukis kelahiran Belanda itu memiliki kisah hidup yang jarang diketahui banyak orang.
Berikut 7 fakta menarik tentang Vincent Van Gogh, seperti dikutip dari History:
Sempat gagal dalam beberapa pekerjaan
Sebelum menjadi pelukis, Van Gogh mulai bekerja pada usia 16 tahun sebagai trainee di sebuah toko seni. Kemudian dia kerja di sebuah firma di London dan paris sebelum dipecat pada 1876. Lalu, dia bekerja sebagai guru sekolah, bekerja di toko buku, pertambangan, dan berjuang menjadi pendeta.
Karier seni yang singkat
Ketika berupaya menjadi pendeta, Van Gogh membuat sketsa penambang dan petani lokal di Belgia pada 1880 untuk fokus pada dunia seni. Pada 1881, seniman otodidak ini pulang ke Belanda dan mengabdikan diri untuk menggambar dan melukis. Dia meninggal pada 1890 dan mulai mendapat pujian kritis atas karyanya.
Pertanyaan tentang memotong telinganya sendiri
Baca Juga: Lirik Back to December, Kisah Lama Penyesalan Taylor Swift Putus dari Taylor Lautner
Pada Februari 1888, dia menghabiskan dua tahun di Paris, berharap dapat membentuk komunitas seniman. Van Gogh sempat terlibat pertikaian dengan rekannya. Bukannya menyerang, dia malah pulang ke rumah untuk memotong sebagian telinga kirinya.
Muncul pendapat lain, temannya itu merupakan seorang pemain anggar berbakat yang memotong sebagian telinga Van Gogh dengan pedang.
Karyanya yang terkenal dibuat saat berada di rumah sakit jiwa
Pada Mei 1889, kesehatan mental van Gogh memburuk. Dia memeriksakan diri ke sebuah rumah sakit jiwa bernama Saint Paul de Mausole di Perancis. Dia diagnosis menderita epilepsi, sementara peneliti menduga sang seniman mengalami gangguan bipolar, alkoholisme, dan gangguan metabolisme.
Lebih dari 100 karyanya yang paling terkenal dia hasilkan ketika berada di rumah sakit jiwa, seperti “The Starry Night”.
Dia tidak pernah menikah dan punya anak
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek