Indotnesia - Halo para pecinta buku dan seni! Saat ini di Yogyakarta sedang digelar Jogja Art + Book Festival yang menawarkan kolaborasi seni dan buku. Jogja Art + Book Festival 2023 menjadi ruang ekspresi kolaboratif untuk menyajikan pengalaman, ekspresi, konsep seni, dan literasi terkini.
Acara ini dilatarbelakangi dari pencapaian angka indeks literasi digital di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2022, yang tercatat sebagai tertinggi di Indonesia. Menurut Kementerian Komunikasi dan Informasi, Indeks Literasi DIY memiliki skor 3,64 atau di atas rata-rata skor nasional yakni 3,49.
Tapi pencapaian itu masih tergolong tingkat sedang di skala internasional. Dengan menyelenggarakan Jogja Art + Book Festival ini diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat untuk memperluas literasi digital.
Direktur Jogja Art + Book Festival 2023 Dodo Hartoko mengatakan festival ini menampilkan berbagai kegiatan, seperti pameran seni rupa, bedah buku, seminar, bazar buku, dan konser musik bertajuk The Sounds of Poetry.
Pameran seni rupa bertajuk Kutip Kitab akan menampilkan karya dari Agus Suwage, Arwin Hidayat, Dedi Sufriyadi, Restu Ratnaningtyas, Mella Jaarsma, dan Jumaldi Alfi.
“Pameran ini menjadi cara untuk memahami proyek literasi dengan buku sebagai titik vokalnya. Melibatkan seni rupa semakin menguatkan bahwa dalam budaya perbukuan di Jogja,” ujarnya melalui siaran pers.
Sementara itu, bazar buku menyajikan 10.000 buku dari 100 penerbit reguler dan indie. Diskon yang ditawarkan mulai dari 20% hingga 70%.
Acara yang digelar oleh Yayasan Seruang ini berlangsung mulai 29 April 2023 hingga 16 Mei 2023 di The Ratan, Jl. Ring Road Selatan No.93, Glugo, Kalurahan Panggungharjo, Sewon, Bantul.
Nikmati juga pentas musik yang menampilkan puluhan musikus, baik dari lokal Jogja maupun skala nasional.
Baca Juga: Film Narnia Ramai Diperbincangkan, Sosok Aslan Sang Singa Representasi Tuhan?
“Para musikus dipilih berdasarkan kekuatan literasi pada karya mereka serta kesesuaian dengan tema festival,” kata Dodo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Indonesia Terbitkan Obligasi Euro dan Yuan, Gangdeng Tiga Bank Terkemuka
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Lesti Kejora Tak Terbukti Langgar Hak Cipta, Polisi Resmi Hentikan Laporan Yoni Dores
-
Muhammadiyah Gelar Salat Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026, Berikut Panduannya
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
Jangan Sampai Batal Mudik Lebaran 2026! Kenali 5 Penyebab Mesin Motor Overheat
-
Ketika Orang Datang Melihat-lihat Bertanya Harga, Lalu Pergi..
-
Dari Jeruji ke Iqomah
-
Bukan LCGC, Mobil 7 Penumpang Penggerak RWD Ini Cuma Rp60 Jutaan Jelang Lebaran 2026