Indotnesia - Bener nggak sih kebanyakan wanita akan merasa lebih happy saat berbelanja? Apalagi jika dilakukan saat mood sedang buruk atau stres.
Cara menghilangkan stres dengan berbelanja bisa juga disebut sebagai retail therapy.
Melansir laman Verywell Health, retail therapy adalah sebuah istilah popular untuk menyebut aktivitas berbelanja yang berguna untuk menenangkan atau meningkatkan suasana hati. Belanja di sini dapat berupa kebutuhan sehari-hari, fesyen, atau makanan.
Terapi ini disebut memiliki efek yang cukup baik. Pasalnya, saat seseorang berbelanja akan muncul hormon endorfin yang dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan perasaan senang.
Retail therapy berbeda dengan kecanduan belanja. Melakukan retail therapy Anda mengendalikan pengeluaran dengan pilihan apa yang ingin dibeli dan apa yang tidak sehingga Anda merasa puas.
Sementara kecanduan belanja cenderung membuat seseorang ingin terus berbelanja tanpa mempertimbangkan kebutuhan. Hal itu nantinya bisa berdampak pada penyesalan.
Retail therapy memiliki sejumlah keuntungan yang dapat Anda rasakan.
1.Keyakinan
Dengan melakukan retail therapy Anda dapat meningkatkan rasa percaya diri dan membuka perspektif bahwa banyak cara melihat sesuatu atau membahagiakan diri.
Baca Juga: Lirik Lagu 'What Was I Made For?' Billie Eilish yang Jadi OST Film Barbie
2. Kontrol pribadi
Terapi ini dipercaya dapat membantu memulihkan rasa kontrol pribadi dan mencegah kesedihan yang berkepanjangan.
3. Memicu imajinasi
Dengan berbelanja imajinasi seseorang akan terpicu lewat gambar, bau, warna, tekstur atau objek tertentu. Hal ini mendorong seseorang berpikir kreatif untuk meningkatkan kehidupan.
Meski bermanfaat, nyatanya retail therapy juga memiliki kekurangan.
1. Penghindaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
RI Cuan dari Nikel dan Batu Bara, Ekspornya Melonjak pada Juni 2026
-
Tangan Dingin John Herdman, Sulap Thom Haye Jadi Pemain Serba Bisa Selama Piala AFF 2026
-
Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi
-
Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah
-
Kepala BGN Bantah MBG Habiskan APBN: Strawman Fallacy dalam Membaca Kritik
-
DPR Ungkap Sejumlah Dampak Besar dari Pemisahan Dana Pendidikan dari Program MBG
-
Kevin Durant Sebut 76ers Kandidat Juara NBA 2027, Kehadiran LeBron James Bikin Ngeri
-
Indeks CFX10 Melambung Tinggi, Bitcoin dan Ethereum Kompak Naik
-
Viral, Mobil Operasional KDMP Digunakan ke Solo Paragon Mall
-
Toyota Perpanjang Masa Garansi Mobil hingga Enam Tahun di GIIAS 2026