Indotnesia - Tiap 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia. Tujuannya untuk mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kesehatan jiwa. Lanta, bagaimana caranya?
Hari Kesehatan Jiwa pertama kali dirayakan pada 10 Oktober 1992. Peringatan itu diprakarsai oleh Sekretaris Jenderal Richard Hunter dari Federasi Dunia untuk kesehatan mental.
Kesehatan mental atau mental health adalah bentuk keadaan sejahtera pada tiap individu dalam mewujudkan potensi diri.
Mental yang sehat akan membuat seseorang mampu mengatasi tekanan hidup, menyadari kemampuannya, belajar dengan baik dan bekerja dengan baik, serta berkontribusi pada komunitasnya. Karena itu sangat penting untuk tetap membuat jiwa kita dalam keadaan sehat atau positif.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kesehatan mental berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam mengambil keputusan, membangun hubungan, dan membentuk dunia tempat kita tinggal.
Hal-hal yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan mental, yaitu faktor psikologis dan biologis, kondisi sosial, ekonomi, geopolitik, serta lingkungan. Seseorang yang memiliki masalah dengan hal itu akan mudah mengalami gangguan kesehatan mental atau mental illness.
Mental illness adalah kondisi kesehatan yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku, suasana hati atau perpaduan dari semua aspek tersebut. Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, gejala gangguan kesehatan mental dapat ditandai dengan kondisi berikut:
1. Sering merasa sedih
2. Kemampuan berkonsentrasi menghilang
Baca Juga: 5 Tips Atasi Kantuk Saat Kerja, Bisa Bikin Melek
3. Muncul ketakutan dan kekhawatiran
4. Terjadi perubahan mood yang drastis
5. Mudah merasa lelah
6. Tampak menarik diri dari lingkungan
7. Ketidakmampuan mengatasi masalah
Lalu, bagaimana cara menjaga kesehatan mental?
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Ahmad Aswandi Desak Pemkot Segera Sosialisasi PSEL di Kayumanis Lebih Luas: Warga Butuh Kejelasan
-
Semua Klaim Ahmad Dhani Disanggah Dokumen Putusan MA, Termasuk Maia Estianty Selingkuh
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
Lampung Melesat di Peringkat 2 Sumatera! BI Prediksi Ekonomi Terus Ngegas Hingga Akhir 2026
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel