Indotnesia - Cuaca panas pada musim kemarau kali ini bikin masyarakat mengeluh. Tak sedikit juga yang berdampak pada kesehatan akibat cuaca ekstrim.
Seperti dirasakan, peningkatan suhu panas pada kemarau tahun ini terbilang tidak wajar. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hal ini salah satunya disebabkan oleh fenomena El Nino dan IOD Positif.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kesehatan. Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, ada sejumlah masalah kesehatan yang harus diwaspadai saat cuaca panas.
1. Dehidrasi atau kekurangan cairan ditandai dengan warna air kencing yang keruh.
2. Heatstroke atau peningkatan suhu tubuh secara drastis.
3. Kulit kering.
4. Migrain atau sakit kepala sebelah akibat paparan sinar matahari secara langsung.
5. Panas dalam, diperparah oleh suhu panas dan pola makan yang tidak tepat.
6. Demam tinggi.
Baca Juga: Memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Begini Tips Menjaganya
Untuk itu masyarakat diimbau untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh untuk mengurangi dampak penyakit penyerta musim panas. Kemenkes RI juga memberikan tips menghadapi cuaca panas ekstrim atau tak biasa.
1. Penuhi kebutuhan cairan dengan mengonsumsi air putih tanpa menunggu haus untuk menghindari dehidrasi.
2. Hindari minuman-minuman berkafein, berpemanis, dan alkohol.
3. Menjaga asupan nutrisi dengan makan makanan bergizi.
4. Hindari kontak dengan sinar matahari secara langsung dengan mengenakan topi atau payung saat pergi keluar.
5. Gunakan baju dengan bahan yang ringan dan longgar, serta hindari memakai baju warna gelap.
6. Gunakan tabir surya atau sunscreen minimal SPF 30.
7. Usahakan agar tidak berada di luar saat pukul 11 - 3 siang.
8. Jangan meninggalkan seseorang di dalam kendaraan terparkir, baik dengan jendela terbuka maupun tertutup dan sediakan botol semprot air dalam kendaraan.
Demikian penyakit penyerta cuaca panas dan tips menghadapinya. Pada saat seperti ini harus selalu bijak dalam melakukan aktivitas dan pola makan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
Terkini
-
Pendaftaran Resmi Program Mudik Lebaran Gratis 2026
-
HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
-
Orang-Orang Oetimu: Satir Kelam dan Gugatan Kemanusiaan dari Tanah Timor
-
Link Daftar Sertifikasi Ahli K3 Umum Gratis dari Kemnaker, Apa Saja Syarat dan Dokumennya?
-
Bukan Incar Kursi Cawapres, Bahlil Putuskan Maju Caleg 2029 dari Tanah Papua
-
20 Poster Pawai Ramadan 2026 Siap Unduh, Berwarna dan Bikin Semarak
-
Kajari Deli Serdang dan Kajari Palas Dicopot Usai Dipanggil Kejagung
-
Sanksi Kartu Kuning Paksa Mauricio Souza Absen, Ricky Nelson Pimpin Persija di Kandang Bali United
-
Nyanyian Siren di Tebing Bengkok
-
Angin Kencang Tumbangkan Pohon di TB Simatupang, Satu Mobil Ringsek Tertimpa