/
Jum'at, 09 Desember 2022 | 15:34 WIB
Siraman Erina Gudono calon istri Kaesang Pangarep (Suara.com)

Suara Joglo - Prosesi siraman sudah dilakukan dalam prosesi pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. Menjelang siraman ini, lebih dulu kedua keluarga menggelar pengajian pembacaan Alquran.

Setelah itu kedua mempelai, baik Kaesang maupun Erina, menggelar prosesi siraman di kediaman masing-masing. Erina di rumahnya daerah Yogyakarta, sementara Kaesang di rumahnya Kota Solo Jawa Tengah.

Prosesi siraman ini, dalam tradisi Jawa biasanya kalau bisa menggunakan air dari 7 sumber mata air berbeda. Dan ini pula ternyata yang dilakukan oleh wedding organizer (WO) pernikahan anak presiden tersebut.

Baik Kaesang maupun Erina, sama-sama menggunakan air dari tujuh sumber yang berbeda. Bahkan sebagai pelengkap, air zam zam pun digunakan dalam siaraman kedua calon mempelai tersebut.

Adapun ketujuh sumber air tersebut di antaranya  Masjid Panepen Kraton Yogyakarta, Pura Pakualaman, Pura Mangkunegaran, Kediaman Presiden Jokowi di Solo, Kediaman Ibu Gudono alias orangtua Erina Gudono, Masjid Raya Sheikh Zayed Surakarta.

Di Yogyakarta, bahkan prosesi siraman Erina Gudono ini juga dihadiri oleh Gusti Kanjeng Ratu Hemas dan Gusti Putri Pakualaman. Keduanya nampak mengikuti proses siraman tersebut. 

Makna dari prosesi siraman

Prosesi siraman ini mengandung harapan bahwa kedua mempelai pengantin, Erina Gudono dan Kaesang Pangarep selalu dalam sifat kautaman atau kebaikan.

Ada pula cengkir ijo sejodo yang diikat serabut memiliki makna bahwa air kela muda hijau merupakan lambang cinta yang tulus antara kedua mempelai. 

Baca Juga: 5 Pemain Timnas Indonesia Paling Sering Tampil di Piala AFF, Salah Satunya Andalan Shin Tae-yong

Melansir matamata.com-jaringan Suara.com, serabut yang mengikat ibaratkan lambang ikatan cinta mereka.

Menurut ahli budayawan, prosesi siraman di tempat mempelai wanita biasanya dilakukan oleh para wanita dan ayah kandung. Proses siraman ini juga tidak boleh dilakukan oleh orang yang sudah bercerai dan harus berjumlah ganjil.

Sementara itu dari jurnal terbitan IAIN Surakarta dijelaskan kalau siraman adalah upacara adat Jawa yang dilakukan sehari sebelum pengantin melaksanakan ijab kabul. 

Hakikat dari siraman dalam upacara pengantin adat Jawa tidak hanya sekedar membersihkan kotoran di badan, tetapi juga membersihkan jiwa.

Load More