Bupati Meranti, Muhammad Adil menjadi sorotan masyarakat karena pernyataannya menyebut pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai iblis atau setan. Pernyataan itu dipicu karena Kemenkeu dianggap mengeksploitasi minyak di daerah Meranti dengan DBH (Dana Bagi Hasil) minyak yang minim.
Tak banyak referensi yang menuliskan sosok Muhammad Adil tersebut. Namun, ia merupakan politikus asal Riau dari PKB. Pria kelahiran 18 April 1972 ini memulai karir politiknya dengan menjabat Anggota DPRD Provinsi Riau dua periode yaitu tahun 2014-2018 dan 2019-2020.
Muhammad Adil menjabat sebagai Bupati Kepulauan Meranti periode 2021-2024. Pria kelahiran 18 April 1972 ini merupakan politikus asal Riau dari PKB.
Adil dikenal sebagai sosok yang suka berorganisasi. Ia pernah menduduki Ketua Umum FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia) Kabupaten Kepulauan Meranti periode 2010-2014. Tahun 2015- 2019, Adil juga mengampu kursi Penasihat FORKI Kabupaten Kepulauan Meranti. Tahun 2018-2022, ia menjabat Ketua Dewan Penasihat Ikatan Sarjana NU Kabupaten Kepulauan Meranti.
Untuk pendidikan, Muhammad Adil lulus sarjana hukum pada tahun 2007 dan magister manajemen tahun 2022 di Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru, Riau.
Menang Pilkada 2021 dengan 38,34 Suara
Muhammad Adil berpasangan dengan AKBP (Purn) Asmar maju dalam pilkada Kepulauan Meranti. Pasangan ini memenangkan Pilkada dengan perolehan suara 38,34 persen dari total suara.
Ia dan pasangannya berhasil mengungguli dua lawan politiknya kala itu. Pasangan ini mengantongi nomor urut 01 dalam pilkada Kepulauan Meranti.
Memiliki 74 Bidang Tanah
Baca Juga: 'Politik Memang Tikung Menikung' Prabowo Tak Perlu Panik Hadapi Anies, Pernah Terjadi di Masa Jokowi
Adil diketahui memiliki 74 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa tempat. Mayoritas bidang tanah dan bangunan yang dimilikinya terletak di Kab/Kota Kepulauan Meranti.
Tanahnya juga terletak di Kab/Kota Bengkalis, Kab/Kota Kampar, dan Kab/Kota Pekanbaru.
Memiliki Kekayaan Rp4,78 Miliar
Kekayaan itu diketahui berdasarkan data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik KPK. Laporan kekayaan ini diserahkan pada bulan Maret 2022.
Dari laporan tersebut, sebagian besar harta miliknya terdiri atas tanah dan bangunan. Sedangkan, untuk seluruh tanah dan bangunan ditaksir mencapai Rp4,36 miliar.
Adil Dianggap Akan Makar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pasien Gaib dan Tagihan Palsu: Skandal Besar Korupsi JKN Jember Terbongkar
-
Piala Dunia 2026: Ousmane Dembele Menggila, Perancis Gasak Norwegia 4-1 dan Puncaki Klasemen
-
5 Body Lotion SPF 50 dengan Sensasi Sejuk, Ampuh Proteksi Kulit dari Cuaca Panas Ekstrem
-
Dicegat Polisi di Lampung Tengah, Ribuan Butir Ekstasi Gagal Menyeberang ke Pulau Jawa
-
Brasil Tangguh! Timnas Futsal Indonesia U-17 Digelontor Sembilan Gol di Spanyol
-
XLSmart Perluas 5G Blanket Coverage di Kalimantan, Jangkau 55 Kota dengan Lebih dari 300 BTS 5G
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Runtuhnya Republik Marilah Cerita Sebelum Fajar Tiba
-
3 HP POCO X Series yang Desain Kameranya Mirip iPhone 17, Harga Mulai Rp5 Jutaan
-
Sepatu Lari Maraton yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi dari Brand Lokal Kualitas Top