Agnez Mo merupakan salah satu penyanyi asal Indonesia yang telah melalang buana ke berbagai negara. Sebagai penyanyi yang menetap di Amerika Serikat, dirinya pun mengaku dihadapkan berbagai kultur budaya yang berbeda dengan Indonesia, salah satunya adalah persoalan promo lagu.
Promosikan lagu melalui club merupakan salah satu cara yang dianggap biasa di negara tersebut. Namun, hal itu tak membuat Agnez Mo goyah dengan prinsipnya. Ia tetap menjunjung tinggi prinsipnya sebagai seorang entertainment.
“Memang kalau di Amerika, sekali lagi, maksudnya ini kan beda culture ya, kita beda culture ya, jadi kita nggak bisa ngomong, oh culture ini, culture itu. Tapi memang beda aja. Kalau di sana, di John Roue yang agak urban dan riskmate, itu biasa untuk mereka promo lagu di club,” ungkap Agnez Mo, dikutip dari unggahan akun TikTok @jokogunarso, Minggu (18/12/2022).
Agnez juga mengungkapkan bahwa dirinya pun sempat mendapatkan tawaran menggiurkan terkait hal tersebut. Di mana dirinya hanya diminta untuk datang dan duduk untuk menyaksikan lagunya diputarkan dengan bayaran mahal. Namun, hal tersebut ditolak olehnya.
“Buat mereka itu biasa, yang penting elu dateng, lu nggak disuruh ngapa-ngapain, duduk aja orang tau lu dateng, mereka setel lagunya, pulang. Dan waktu itu, saya Cuma disuruh dateng 30 menit dibayar misalnya 25 ribu US$, 30 menit nggak ngapa-ngapain,” ungkapnya.
“Untukku ya, kayak ngapain, buat apa. Karena ya maksud saya ya, cuman dapet segitu 30 menit. Terus aku all the brand image yang saya bangun dari kecil rusak cuma dalam waktu,” lanjutnya.
Hal itulah yang ia maksudkan sebagai sukses bagi kariernya di industri musik tersebut. Meski dirinya menolak hal itu, akan tetapi dirinya tak bermaksud memberikan penilaian apapun terhadap orang-orang yang melakukannya. Sebab, menurutnya, setiap orang memiliki prinsip masing-masing.
“Nah, itu yang maksudnya yang makanya saya bilang success it dan satu lagi, saya orang beriman, saya punya tuhan, dan kebetulan, sekali lagi, saya nggk mau nge-judge orang-orang yang melakukan itu, buat saya that’s there business,” ujarnya.
“Tapi kalau saya, saya nggak bisa lakuin itu karena itu bertentangan sama my prinsip, gitu loh, sama principal saya, jadi saya bilang sukses kenapa saya bisa lama, karena banyak yang saya harus ngomong enggak, walaupun menggiurkan,” tandasnya.
Baca Juga: Choi Siwon Unggah Video di Tiktok, Warganet Malah Salah Fokus: Curiga Bapak Aslinya Rafathar
Kontributor: Dinna Lailiyah
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Apakah Pompa Air Boleh Menyala Terus? Pahami Cara Mainnya Agar Tetap Awet
-
Portugal vs Kolombia: Laju Os Navegadores di Tangan Suasana Hati Bruno Fernandes
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
10 Hari Ini Gratis, Jateng Fair 2026 Pamer Inovasi, Investasi, dan Hiburan di PRPP
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Bisa dapat Emas, Cek Daftar Pemenangnya di Sini
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dendam di Era Digital: Bagaimana Cape Fear Menggambarkan Hancurnya Reputasi dengan Satu Unggahan