/
Kamis, 22 Desember 2022 | 14:29 WIB
Tim penyidik KPK menggeledah ruang kerja sejumlah pejabat Pemprov Jatim (Beritajatim)

Apakah benar ada penggeledahan di ruang Sekdaprov, Wagub dan Gubernur? Sekda Provinsi Jatim Adhy Karyono membantahnya. "Nggak ada digeledah, hanya dilihat-dilihat saja oleh KPK. Saya nggak lihat kalau ada berkas yang diambil KPK," ujarnya menambahkan.

Meskipun begitu, kata dia, pemprov menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK terkait pengembangan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua P. Simandjuntak.

"Saya cuman mau sampaikan ya, bahwa tentu atas kejadian kemarin yang menimpa Wakil Ketua DPRD Jatim di indrapura, di legislatif, pada prinsipnya kami sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan," kata Adhi.

"Tentu kami dari Pemprov Jatim akan membantu bilamana diperlukan kebutuhan data, informasi atau bahan apapun yang dibutuhkan KPK. Kita akan bantu suplai, supaya mempermudah proses hukum tadi. Intinya itu, dan semua proses layanan publik tetap berjalan, bekerja seperti biasa. Nggak ada masalah. Itu saja ya. Nanti kita ikuti perkembangannya seperti apa," katanya.

5. Tidak ada penangkapan

Meskipun menggeledah sejumlah lokasi di kantor Pemprov Jatim, sejauh ini belum ada tambahan orang di kalangan pejabat yang ditangkap atau diamankan oleh KPK terkait kasus Sahat Tua Simanjuntak tersebut.

Sekdaprov Adhy membantah terlibat kasus tersebut. "Nggak ada keterlibatan kalau pemprov ya. Itu kan yang di sana (DPRD Jatim, red). Nanti kita lihat hasilnya ya. Saya nggak tahu apa-apa," katanya menambahkan.

Load More