Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa baru-baru ini jadi sorotan publik. Hal itu terkait adanya penggeledahan KPK di kantornya terkait pengembangan kasus korupsi yang menjerat Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak.
Berkait dengan sorotan tersebut, publik pun membanjiri kolom komentar unggahan terkini Khofifah di akun Instagram resmi miliknya.
Dalam unggahan terkini, Khofifah memuat ucapan Selamat Hari Ibu yang tepat diperingati setiap tanggal 22 Desember.
Tetapi, unggahan itu justru dibanjiri komentar publik yang mengkaitkan dengan penggeledahan KPK di kantornya sehari sebelumnya.
"Selamat hari Ibu sampai detik ini saya masih mempercayai ibu tolong jangan kecewakan kami bu," kata lili.
"Nek sampek korup kualat sampean buk," kata ari.
"Idih kok kantore digledah KPK," kata khh.
"Apakah Gubernur kita korupsi?" tanya tussa.
"Seketika rontok semua pencitraan jika terbukti korupsi njenengan bu." tulis iwan.
Baca Juga: Novel Baswedan Sentil Luhut Sebab Minta KPK Tak Gampangan Gelar OTT Kasus Korupsi
Komisi Pemberantasan Korupsi diketahui beberapa waktu lalu secara estafet melakukan penggeledahan di sejumlah tempat di Jawa Timur terkait pengembangan kasus korupsi dana hibah yang menjerat Wakil ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak. Salah satu yang digeledah yakni ruang kerja Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Sebelum melakukan penggeledahan di ruang kerja Gubernur Khofifa, KPK lebih dulu melakukan pemeriksaan di gedung Sekretariat Daerah yang letaknya di belakang gedung Kantor Gubernur.
Petugas KPK datang ke lokasi tersebut pukul 11.00 WIB menggunakan 4 unit mobil toyota kijang Innova.
Dikutip dari Beritajatim.com, sehari seusai kantornya digeledah, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa tak ada dokumen di ruang kerjanya dan Wakil Gubernur Emil Dardak yang disita oleh KPK.
"Saya dan jajaran Pemprov Jawa Timur menghormati proses hukum yang sedang berjalan, kami siap membantu mendukung data jika dibutuhkan KPK. Yang terkonfirmasi di ruangan Gubernur tidak ada dokumen yang dibawa, begitupun di ruangan Wagub juga tidak ada dokumen yang dibawa. Di ruang Sekda ada flashdisk yang dibawa, jadi posisinya seperti itu," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Setelah Asisten Pelatih Afsel Giliran Striker Timnas Swiss Dilarang Masuk ke AS
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Juni 2026: Bocoran Fitur Rawan Error Plus Amankan Voucher Draft
-
Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?
-
Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan
-
Siapa Nanik S Deyang? Ini Profil Pengganti Kepala BGN yang Dicopot Presiden
-
TWICE Tutup Tur Terbesar THIS IS FOR dengan Konser Finale 3 Hari di Seoul
-
Terpopuler: 3 HP Murah Samsung Paling Laris, Pilihan HP Realme C100 Series Baterai Badak
-
36 Kode Redeem FF Terbaru 3 Juni 2026: Trik Gacha Hemat SG2 Golden & Panen MP40 Cobra
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026