/
Kamis, 22 Desember 2022 | 15:25 WIB
Pemeran Mak Nyak di serial Si Doel Anak Sekolahan ([Istimewa])

Kabar duka datang dari pemeran legendaris dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan, yakni Aminah Tjendrakasih yang dikabarkan tutup usia pada Rabu (21/12/2022) kemarin pada pukul 20.00 WIB di usianya yang ke-84.

Telah lama berkecimpung di dunia perfilman Tanah Air, ia Aminah Tjendrakasih alias Mak Nyak itu telah memiliki perjalanan karier yang begitu panjang sejak tahun 1956 silam. Berikut adalah perjalanan karier Aminah Tjendrakasih.

1. Mengenal Dunia Panggung dari Pentas Sandiwara

Sejak masih bersekolah di SKP, putri dari pasangan pelawak H.Husni Nagib dan Wolly Sutinah ini sudah mengenal dunia panggung, Hal itu dimulai dari keaktifannya di dunia pentas sandiwara (1955).

2. Bermain Film Sejak Tahun 1955

Aminah Tjendrakasih alias Mak Nyak diketahui telah bermain film sejak tahun 1955. Pada kesempatan pertama tersebut, ia mendapatkan kesempatan tampil dalam film Oh Ibuku yang merupakan bagian I dari film Gadis Tiga Djaman yang bersambung ke Puteri Revolusi.

Di tahun yang sama pula, ia bermain bersama ibunya dalam film Gambang Semarang. Selain itu, pada film yang ketiga, yakni Ibu dan Putri, Aminah Tjendrakasih dipercayai memerankan peran utama bersama dengan Lies Noor.

3. Telah Membintangi Lebih dari 100 Film

Diketahui, wanita kelahiran Magelang ini telah membintangi lebih dari 100 film sepanjang perjalanan kariernya. Berkat pengabdiannya di dunia film yang begitu panjang, Aminah mendapatkan Penghargaan Kesetiaan Profesi Keartisan dari Dewan Film Nasional.

Baca Juga: Kupu-Kupu Malam Viral, Dicari Cepat Sugar Daddy Spek Arif Dirgantara di Aplikasi MiChat

4. Turut Menyemarakkan Kehadiran Dunia Sinetron

Sejalan dengan perkembangan dunia pertelevisian tanah air, Aminah Tjendakasih pun turut serta menyemarakkan kehadiran dunia sinetron. Salah satunya adalah Rumah Masa Depan pada tahun 1984 hingga 1985.

Namun, sinetron yang sukses kembali melambungkan namanya adalah Si Doel Anak Sekolahan pada tahun 1994 hingga 1997.

Kontributor: Dinna Lailiyah

Load More