Bertepatan dengan hari ibu, Roy Kiyoshi melakukan ritual mencuci kaki ibunya sembari memohon doa demi kebaikan dirinya. Bahkan, Roy Kiyoshi tak berhenti menangis ketika dirinya menyatakan masalahnya kepada sang ibu, Melani Candrawati.
Salah satu masalah yang diungkapkan kepada sang ibu itu adalah perihal dirinya yang acap kali dihujat oleh netizen. Hal itu membuatnya mendapati tekanan mental yang menurutnya cukup mengganggu kehidupan lantaran sedih memikirkannya.
“Aku soalnya deket sama Mama gitu loh, aku pengen banget, aku minta maaf ya Ma, kalau aku ada salah. Aku sedih Mam, terkadang aku dikata-katain sama netizen,” ungkap Roy Kiyoshi kepada ibunya, dikutip dari kanal YouTube Trans7 Lifestyle, Kamis (22/12/2022).
Mendengar hal tersebut, sang ibunda mengatakan bahwa Roy Kiyoshi tak perlu memikirkan hal tersebut. Melani meminta sang putra agar tetap fokus dengan diri sendiri dan tidak mendengarkan perkataan orang lain terkait dirinya.
“Diamkan aja, dede jadi diri sendiri. Nggak usah mendengarkan apa kata orang. Yang penting dede sayang sama Mama, sayang sama papa. Kata-kata orang terserah ya de ya, nggak usah pusingin ya,” timpal ibunya.
Terlepas dari hal itu, dirinya memberikan ucapan terima kasihnya kepada sang ibunda. Sebab, menurutnya, tanpa adanya sang ibu, dirinya tak mungkin mendapatkan kesuksesannya menjadi seorang Roy Kiyoshi.
“Mama, makasih ya Ma ya. Aku nggak tau ya, sekarang ini sampai sejauh ini aku bisa besar menjadi seorang Roy Kiyoshi berkat Mama. Aku berdoa agar Mama sehat-sehat selalu,” ungkapnya.
“Mau nunjukin rasa bakti aku terhadap seorang ibu, aku pengen semoga dosa-dosa aku sama mama dihapuskan,” harapan Roy Kiyoshi.
Kontributor: Dinna Lailiyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026