Suara Joglo - Harapan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menduetkan Prabowo Subianto dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sepertinya kandas. Sebab sampai sekarang belum ada kejelasa soal status koalisi kedua partai ini.
Lantaran nasibnya digantung, sekarang muncul kabar kalau Cak Imin yang merupakan Ketua Umum PKB itu, bakal membawa kapal partainya pindah haluan, alias 'move on' ke partai lain.
PKB kemungkinan bakal berkoalisi dengan NasDem mengusung mantan Gubernur DKI Anies Baswedan menjadi capres pada 2024 nanti. Meskipun begitu, saat ini situasi politik masih dinamis.
Kabar dan analisis PKB bakal join dengan NasDem ini disampaikan Hendri Satrio alias Hensat, Pendiri Lembaga Survei Kedai Kopi lewat akun media sosial Twitternya siang tadi, Senin (26/12/2022).
"PKB bakal join Nasdem? Mungkin ini karena Gerindra gantung Cak Imin jadi Cawapres. Wah Demokrat, PKS mesti deklarasi Anies juga nih, sebab Nasdem-PKB beres, Nasdem+PKB tu 117kursi padahal minimal cuma 115kursi buat dapet boarding pass. Koalisi Perubahan isinya 4 partai? #Hensat," demikian bunyi cuitannya.4
Kalkulasi Hensat memang ada benarnya kalau NasDem-PKB benar-benar berkoalisi. Suara kedua partai tersebut sudah cukup untuk mengusung pasangan capres dan cawapres. Nasdem memiliki 59, sementara PKB 58 kursi.
Jika ditotal NasDem dan PKB memiliki 117 kursi. Padahal minimal kursi untuk mengusung capres dan cawapres itu 115 kursi. Dari seluruh partai di parlemen, hanya PDI Perjuangan yang mampu mengusung capres dan cawapres sendiri.
PDI Perjuangan memiliki 128 kursi di parlemen. Sementara Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang lebih dulu menyatakan bergabung, terdiri dari Golkar, PAN dan PPP, juga bisa mencalonkan capres dan cawapres sendiri sebab memiliki 148 kursi.
Koalisi Gerindra-PKB mandeg?
Baca Juga: Anji Jadi Cepu karena Sering Dapat Job dari Polres Jakarta Barat? Ini Jawabannya
Sejak Gerindra dan PKB berkoalisi pada Agustus 2022 lalu, sampai sekarang hubungan kedua partai terkesan mandeg. Ini terutama terkait kesepakan siapa capresnya.
PKB dan Gerindra sama-sama ingin agar ketua umum partainya maju sebagai capres di Pilpres 2024 nanti. Sejak berkoalisi itu, kedua partai masih terus melakukan penjajakan dengan partai lain.
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat itu mengatakan Gerindra masih terbuka dengan partai lain. Dia mengatakan banyak tantangan untuk mengajak partai lain bergabung dalam koalisi yang sudah dibangun Gerindra dan PKB.
"Koalisi yang dilakukan oleh partai politik ini juga tidak mudah. Itu banyak hal mesti disinkronkan," kata Dasco, Jumat (25/11/2022).
"Karena sedang masa-masa penjajakan ini adalah masa yang tidak mudah. Itu juga takut kemudian membuat disharmonisasi, disinformasi dan lain-lain," Dasco menambahkan.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani juga berharap koalisi semakin kokoh dengan adanya penambahan partai baru. Muzani mengatakan Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar mengharapkan koalisi beranggotakan setidaknya empat partai.
Berita Terkait
-
Kemungkinan PKB Gabung NasDem, Hendri Satrio: Demokrat-PKS Mesti Deklarasi Anies Nih
-
Cak Imin Diisukan Mulai Genit ke Anies, NasDem: PKB Memang Seksi, Tapi Buat Cawapres Harus Realistis
-
Cak Imin Kurang Potensial Jadi Cawapres, Tapi Bisa Salip Erick Thohir hingga AHY karena Kantongi ini
-
PKB Kukuh Ingin Calonkan Cak Imin, Isyaratkan Kemungkinan Ganti Koalisi
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Peluang Terbuka! Hector Souto Ungkap Syarat Timnas Futsal Indonesia Bisa Menang Lawan Jepang
-
3 Rekomendasi Sedan Bekas Modal Rp30 Jutaan, Tahun 2000-an: Nyaman, Irit, dan Anti Rewel!
-
Susul Farida Nurhan, Bobon Santoso Umumkan Pensiun dari YouTube, Jual Akun Rp20 miliar
-
Naturalisasi Rasa Eropa, Karier Rasa Lokal! Eks PSM Puji Mental Baja Marselino Ferdinan
-
Purbaya: Penerimaan Pajak Naik 30% Jadi Rp 116,2 T di Januari 2026, Bea Cukai & PNBP Lemah
-
Daftar Saham IPO Lewat Shinhan Sekuritas, Mayoritas 'Gorengan'?
-
Modal 100 Ribu Rupiah Bisa Bikin Mobil Lewat Tol Tanpa Berhenti, Bagaimana Caranya?
-
Marapthon Tetap Tayang, Reza Arap Ngamuk Dituding Jadikan Lula Lahfah 'Komoditas': Cobain Jadi Saya!
-
Romantisasi Duka dalam 'Ikhlas Penuh Luka' Karya Boy Candra
-
Feri Amsari Curiga Banyak Kasus Korupsi Dimunculkan oleh Kekuasaan