Suara.com - Pakar politik, Hendri Satrio menyinggung peluang Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB meninggalkan Partai Gerindra gegara nasib Ketua Umum Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang kerap digantung. Hendri lantas membuka kemungkinan PKB bakal bergabung dengan Partai Nasional Demokrat atau NasDem.
"PKB bakal join Nasdem? Mungkin ini karena Gerindra gantung Cak Imin jadi cawapres," kata Hendri melalui akun Twitternya @satriohendri pada Senin (26/12/2022).
Kalau misalkan benar, Hendri menilai hal tersebut kudu diwanti-wanti oleh Partai Demokrat dengan Partai Keadilan Sejahtera atau PKS. Menurutnya, PKS dan Partai Demokrat harus cepat-cepat mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden yang diusung pada Pilpres 2024.
"Wah, Demokrat, PKS mesti deklarasi Anies juga nih," ucapnya.
Kalau misalkan tidak buru-buru, maka Demokrat dengan PKS harus gigit jari melihat koalisi NasDem dengan PKB.
Hendri mengungkapkan kalau koalisi NasDem dan PKB itu berjumlah 117 kursi atau jauh dari minimal ambang batas presiden atau presidential threshold.
"Sebab Nasdem-PKB beres, Nasdem+PKB itu 117 kursi padahal minimal cuma 115 kursi buat dapet boarding pass. Koalisi Perubahan isinya 4 partai?," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Renggang dengan Gerindra, PKB Berpotensi Gabung NasDem Dukung Anies Baswedan
-
Umar Hasibuan Sindir Dudung Abdurachman, Juru Bicara PKB: Itu Sih Dia Aja Kali..
-
Herzaky Demokrat Soal Reshuffle: Rakyat Harap Kinerja Baik Kabinet, Bukan Menteri Asyik Kampanye Manfaatkan Jabatan!
-
Sentil Jokowi yang Koar-koar Mau Reshuffle Menterinya, PKS: Bising!
-
Loyalis Ganjar Siap-siap Gigit Jari! PDIP Diyakini Tetap 'Tutup Mata' Meski Elektabilitas sampai 42%
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Dino Patti Djalal Pertanyakan Sikap Pemerintah RI Atas Gugurnya Ali Khamenei
-
Surat Permintaan THR Mengatasnamakan Polres Tanjung Priok Beredar, Kapolres Tegaskan Ini Palsu!
-
Seskab: Surat Duka Cita Gugurnya Ali Khamenei Ditulis Prabowo untuk Presiden Iran
-
Tak Sekadar Silaturahmi: AHY Sebut Pertemuan Prabowo Bareng Mantan Presiden Punya Misi Khusus
-
AS Klaim Tawarkan Damai untuk Iran, Dibantah Menlu Oman
-
Nestle Indonesia Tegaskan Dampak Nyata Program Pendampingan Gizi, Dukung Upaya Pencegahan Stunting
-
Hadapi Ketidakpastian Dunia Akibat Perang, Anies Baswedan Beri Dua Nasihat ke Pemerintah
-
NATO Retak: Trump Ngambek Spanyol Ogah Bantu Perang Lawan Iran
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana