Suara Joglo - Masa depan kiper muda potensial miliki Persebaya Surabaya akhirnya terjawab sudah. Ernando Ari Sutaryadi telah memperpanjang kontraknya bersama klub kebanggaan masyarakat Surabaya itu hingga tahun 2025.
Belakang ini Ernando Ari kencang dikaitkan dengan PSIS Semarang. Hal itu diperkuat setelah klub asal Semarang itu ingin memulangkan putra daerahnya.
Usai nama Ernando Ari tenggelam di media setelah mendapatkan cedera yang harus menuntut sang pemain istirahat cukup lama, baru-baru ini kiper berlabel Timnas Indonesia itu muncul kembali dan memberikan statement terkait masa depannya di tim berjuluk Bajul Ijo.
Dalam pernyataan yang dibuat, kiper berusia 20 tahun itu mengaku bahwa dirinya yakin akan keputusan yang telah memperpanjang kontraknya di Persebaya.
Bahkan kiper yang mulai dikenal oleh media sejak memperkuat Timnas Indonesia U-16 di bawah asuhan coach Fakhri Husaini tersebut mengaku siap jika harus one man one klub.
"Selama Persebaya membantu saya dan support karir saya dari tahun ke tahun, Insyaallah mau one man one club," ungkap Ernando Ari dilansir dari akun Instagram @surabayafans.27 (03/12/2022).
Pemain kelahiran Semarang tersebut mengaku jika keputusannya didasari oleh banyak faktor, seperti halnya saat ia cedera yang mendapatkan jaminan kesehatan terbaik dari Persebaya, menjadi salah satu pertimbangannya.
"Banyak faktor, salah satunya waktu saya cedera saya diberikan jaminan kesehatan terbaik, juga dibantu untuk segera menjalani latihan. Kemudian, tim Persebaya ini kekeluargaannya sangat dekat sekali. Pelatih juga baik dalam melatih kami, jadi saya yakin untuk memperpanjang kontrak di sini," imbuhnya.
Keputusan Ernando Ari untuk memperpanjang kontrak hingga tahun 2025 membuat PSIS Semarang harus gigit jadi untuk mendatangkan putra daerahnya ke tim yang berjuluk Laskar Mahesa Jennar.
Baca Juga: Rozy Klarifikasi Soal Selingkuh dengan Mertua: Saya Hanya Sekali Hubungan, Itu Pun Khilaf
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi