Suara Joglo - Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso mengancam bakal mundur dari jabatannya. Pemicunya mutasi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemkab setempat.
Wabup Rahmat marah setelah Riana, ajudan istrinya dipindah atau dimutasi oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Ia bahkan mengancam bakal mundur dari jabatannya.
Bahkan masalah sepele ini sebelumnya juga berujung pada kemarahan istrinya, Venina Pusvitasari Santoso. Istrinya itu ngambek dan kecewa hingga mundur dari posisi Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK).
Sebelumnya, Bupati Blitar Rini Syarifah memang memutuskan memutasi 640 ASN. Menurut bupati, mutasi di lingkungan pemerintahan selama ini biasa saja untuk penyegaran.
Namun bagi Rahmat mutasi itu agaknya sesuatu yang luar biasa. Ia mengancam mengundurkan diri jika Riana tidak dikembalikan ke posisi semula sebagai ajudan Istrinya.
"Kalau sampai nggak balik hari ini aku mundur. Buat saya enggak ada perlunya (mutasi). Kalau enggak balik hari ini, saya akan langsung mengundurkan diri," kata Rahmat melalui sambungan telepon, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (3/1/2022).
Rahmat menilai apa yang dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sudah di luar batas. Sebab dalam pemindahan Riana yang merupakan ajudan Venina, Rahmat mengaku tidak mendapat pemberitahuan sebelumnya.
Rahmat merasa tindakan tersebut tidak menghargai dirinya sebagai Wabup Blitar.
"Saya tidak pernah ikut campur soal yang lain-lain tapi BKD sudah di luar batas. Riana itu ikut aku, kemudian tanpa pemberitahuan dipindah. Saya Wakil Bupati lho, masak saya kalah sama Fikri sama Biyan," ujarnya.
Baca Juga: Liburan ke Gunung Bromo, Ini 4 Makanan Khas Probolinggo
Rahmat pun menegaskan dia tidak pernah kecewa terkait kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar. Tetapi dalam kebijakan mutasi ini, dia kecewa karena tidak pernah diberitahu.
Selama ini, kata Rahmat, Riana telah bekerja dengan baik sebagai ajudan istrinya. Dia tidak mau Riana dipindah ke posisi yang lain.
"Saya tidak pernah kecewa dengan yang lain-lain tapi ajudan istri saya tahu-tahu dipindah dan tidak pernah membicarakan dengan saya dulu, tahu-tahu digeser. Padahal Riana tidak mau digeser, dan itu sebetulnya masalah sepele," kata Rahmat.
Di akhir percakapan, Rahmat juga mengungkankan sang istri telah mengundurkan diri sebagai ketua TP-PKK Kabupaten Blitar. Belum diketahui pasti mengenai apa alasan Venina Santoso tersebut mundur dari jabatannya.
Sementara itu Bupati Blitar Rini Syarifah menjelaskan mutasi jabatan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar ini merupakan hal yang biasa. Rini menerangkan mutasi ini sudah sesuai dengan prosedur dan persetujuan dari KAASN.
"Nunggu persetujuan KAASN dulunya jadi semua itu tidak semata-mata kita yang memberikan pengisian jabatan tapi yang melewati prosedur jabatan," ujarnya.
Selain itu, proses mutasi jabatan ini juga sudah didiskusikan terlebih dahulu dengan seluruh pihak. Mulai dari Sekda Kabupaten hingga Inspektorat.
"Ini sudah kami diskusikan lama dengan seluruh pejabat ada Pak Sekda, Inspektorat. Ini saya rasa hal biasa, mutasi jabatan di pemerintahan daerah," ujarnya.
Rini berharap semua pihak bisa menerima menjalankan tugas barunya dengan sungguh-sungguh. Sehingga pelayanan publik di Kabupaten Blitar bisa lebih baik lagi.
Berita Terkait
-
PNS Bisa Pensiun Dini Secara Massal Jika Pemerintah Ingin Perampingan
-
Ajudan Istrinya Dimutasi, Wabup Blitar Rahmat Santoso Marah Ancam Mundur Kalau Tak Dikembalikan
-
Oknum ASN Kemendagri Jadi Tersangka Kasus Penipuan Calo Masuk IPDN, Korban Dimintai Uang....
-
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Balai Kota Banyak yang Absen
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
BTS World Tour ARIRANG ke Jakarta, Visa Siapkan Akses Eksklusif untuk ARMY
-
Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal
-
Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan
-
Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung
-
Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten