Suara Joglo - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD nampaknya benar-benar geram dengan kepretan Rizal Ramli (RR). Ekspresi kemarahan Mahfud ini nampak dari cuitannya di Twitter.
Sebenarnya Rizal Ramli dan Mahfud MD ini sangat dekat. Keduanya pernah bersama-sama dengan mendiang Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Namun politik saat ini memisahkan keduanya. RR yang berada di luar pemerintahan sangat lantang dan keras mengkritik pemerintah.
Sementara Mahfud sendiri sekarang berada di pemerintahan. Asal muasal konfrontasi keduanya ini gara-gara RR yang mengkritik keras Mahfud MD dalam sebuah artikel.
Rizal Ramli menyebut kalau Mahfud pernah mengatakan kalau setiap orang yang masuk kekuasaan bakal menjadi iblis. Omongan itu, menurutnya merupakan penghinaan terhadap tokoh besar dan pejuang Indonesia.
Artikel tersebut lah yang kemudian memicu kegeraman Menkopolhukam. Dalam artikel itu, Rizal Ramli mengkritik keras Mahfud dengan menyebut intelektual mantak Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu merosot, luntur di mesin cuci kekuasaan.
Mahfud MD kemudian meresponnya lewat cuitan di Twitter. Ia menyebut Rizal Ramli semakin ngawur dan bodoh. Pernyataannya juga menunjukkan kegoblokan.
"Ternyata Rizal Ramli ini makin ngawur dan bodoh. Tunjukkan, kapan sy bilang bhw setiap orang yg masuk kekuasaan menjadi iblis. Gobloklah pernyataan tsb. Kapan dan dimana sy bilang bgt?. Ayo. Sy bilangnya bukan bgt lah tp begini | Konfrontasi," tulisan Mahfud dalam akunyya @mohmahfudmd.
Warganet juga agaknya tak ingin kedua tokoh besar itu berseteru. Warganet kemudian ramai-ramai mendamaikan. Misalnya akun @ChoirulAnwar999 yang menulis cuitan begini:
"Pak Mahfud dan Pak RR, mestinya tidak usah saling berkata yang tidak baik, berkolaborasi aja!. Sampai saat ini kalian berdua masih diperlukan negara karena integritas dan sikap Anda."
Baca Juga: Jalani Sidang Sebagai Terdakwa, Pelukan Erat Bharada E ke Ayah dan Ibunya Penuh Haru
Nasihat warganet itu kemudian direspons oleh Mahfud MD: "Sorry deh. Rizal Ramli yg duluan mengolok sy dgn kasar tp tanpa data. Hampir tiap hr dia mengolok org lain dgn kasar tp didiamin sj. Yg mau membalik serangan dia, dlm catatan sy, adalah Pak JK dan saya. Sesekali perlu dilawan dgn cara yg setara agar tak menyesatkan orng lain."
Kemudian akun @ant1cebong bertanya kepada Mahfud MD soal artikel di republika pada 2013 sialm, ketika Mahfud mengatakan Malaikat Masuk ke Sistem Indonesia pun Bisa Jadi Iblis.
Mahfud membenarkan pernyataannya di Republik. Namun konteks artikel itu berbeda sekali dengan narasi kritikan Rizal Ramli. Artikel itu, kata Mahfud, merupakan pendapatnya soal Sistem Pilihan Kepala Daerah (Pilkada).
"Berita REPUBLIKA itu betul. Utk apa disimasi? Isinya soal pilkada, bnyk kepala daerah yg korup spt iblis krn sistem pilkadanya. Itu yg benar, tp Rizal R, menuding sy bilang bhw orang yg masuk ke kekuasaan jd iblis. Itu pernyataan sesat dan tak bisa dibiarkan. Hrs dikritik balik," tulis @mohmahfudmd.
Berita Terkait
-
Perbedaan Pelanggaran HAM Berat dan Kejahatan Berat, Mahfud MD Tertawakan Masyarakat Sipil Tak Paham
-
Mahfud MD Ngamuk Imbas 'Malaikat Masuk Sistem Jadi Iblis', Rizal Ramli Disikat: Makin Ngawur dan Bodoh!
-
'Intelektualnya Merosot', Rizal Ramli Sebut Mahfud MD Sudah Kena Cuci Mesin Kekuasaan
-
Mahfud MD Sebut Koalisi Masyarakat Sipil Tak Paham Soal Pelanggaran HAM Berat: Terlalu..!
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki
-
Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon