Kualitas rumput di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, menjelang laga leg kedua semifinal Piala AFF 2022, Senin (9/1/2023) dipermasalahkan.
Akun Twitter PSSI mengunggah Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dengan para pemain melihat langsung kondisi stadion.
Rumput terlihat menguning dan terlihat tak terawat. Hal itu tentu saja akan merugikan Timnas Indonesai di laga semifinal leg kedua.
Menngutip dari ANTARA, Bek tengah tim nasional Indonesia Jordi Amat mengatakan, dirinya tidak mempermasalahkan kondisi lapangan.
"Tidak ada masalah dengan lapangan. Saya malah mengira kondisinya lebih buruk," ujar Jordi di Stadion Nasional My Dinh, Minggu (9/1/2022).
Pesepak bola berusia 30 tahun itu pun menegaskan bahwa skuad "Garuda" dapat menjalani latihan dengan baik di stadion tersebut.
Mereka kini fokus menatap pertandingan demi melaju ke final. Indonesia hanya membutuhkan hasil imbang dengan gol untuk mewujudkan target tersebut.
"Latihan sudah berjalan dengan bagus dan kami mau memenangkan pertandingan besok," kata Jordi.
Pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2022 Vietnam kontra Indonesia digelar di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Senin (9/1), mulai pukul 19.30 WIB.
Pada leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/1), kedua tim bermain seri tanpa gol yang membuat Indonesia cuma memerlukan hasil seri dengan gol, yang artinya unggul gol tandang, untuk menyegel satu tempat di final.
Melihat unggahan itu, warganet Indonesia pun jengkel dengan keadaan tersebut. Mereka menyebut stadion milik Vietnam tersebut mirip kandang sapi.
"Vietnam habis musim salju jadi rumput kering," tulis netizen.
"Kandang sapi wkwk," tulis netizen.
"Keren ya Vietnam,,, Tempat tanam padi dikasih Tribun," tulis netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati