Berikut ini profil lengkap pelawak dan artis serba bisa asal Jakarta atau Betawi Jaja Miharja. Pelawak yang terkenal dengan jargon “apaan tuh” ini memiliki karir yang panjang, sebelum akhirnya menjadi pelawak terkenal di Indonesia.
Jaja Miharja lahir di Jakarta pada tanggal 1 November 1944. Sejak di SD, bakatnya sebagai artis atau penghibur sudah terlihat. Pasalnya ketika SD, Jaja sudah dikenal masyarakat sekitar sebagai penyanyi khususnya lagu-lagu melayu.
Kala itu Jaja akan mengajak orang-orang untuk berkumpul dan baru Jaja pun bernyanyi di hadapan mereka. Bakat bernyanyinya terus terasah sampai SMA. Pasalnya kala SMA atau tahun 1965 Jaja membentuk grup orkes melayu yang khusus menyanyikan lagu-lagi melayu.
Bakat Jaja tidak hanya bernyanyi saja, karena selepas SMA Jaja mulai mengikuti pertunjukan sandiwara atau lenong sebagai pemain. Meski belum pernah belajar kesenian sebelumnya, Jaja Miharja mampu mengikuti pentas sandiwara dan lenong dengan baik.
Puncak karirnya adalah saat Jaja Miharja muncul di TVRI pada tahun 1968, sebagai penyanyi dan pemain dalam sebuah fragmen atau sinetron. Kehadirannya di TVRI membuat karirnya sebagai artis semakin meroket.
Tidak heran kalau di tahun 1973, Jaja memulai debut aktingnya dalam film Manusia Terakhir, serta 10 tahun kemudian merilis lagu bertajuk Putus Cinta. Berlanjut pada tahun 1986, Jaja kembali bermain film dan kini dirinya berperan sebagai pemeran utama di film Memble Tapi Kece yang rilis pada tahun 1986.
Kesuksesan Jaja Miharja juga berkembang sampai ke sinetron, karena dirinya dipercaya bermain dalam sinetron Dukun Palsu. Adapun puncak karirnya terjadi ketika menjadi pembawa acara Kuis Dangdut pada tahun 1993.
Dalam kuis tersebut, Jaja Miharja populer dengan teriakan “Apa-an tuh” sambil memicingkan mata kanannya. Hal ini terus menjadi ikonik hingga sekarang. Hingga kini Jaja Miharja masih kerap kali muncul di panggung hiburan, dan tetap prima di usianya yang menginjak 79 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata