Mauricio Pochettino mengaku siap jika dirinya ditunjuk untuk menggantikan Graham Potter di kuris pelatihan Chelsea. Mantan juru taktik Tottenham itu menganggur sejak dipecat oleh raksasa Prancis Paris Saint-Germain pada Juli.
Graham Potter berada di bawah tekanan besar di Stamford Bridge setelah hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan di semua kompetisi.
Fans menyalahkan mantan pelatih Brighton itu setelah tersingkir di babak ketiga Piala FA 4-0 dari Manchester City pada hari Minggu.
Dapat dipahami bahwa jajaran manajemen The Blues sudah mempertimbangkan masa depan Potter, meski baru mempekerjakannya pada bulan September tahun lalu.
Namun, pria berusia 47 tahun itu diperkirakan akan diberikan sisa bulan ini untuk melihat apakah dia bisa membalikkan keadaan.
Tapi jika memeproleh hasil buruk saat melawan rival sekotanya Fulham besok bisa menjadi akhir dari kepemimpinan singkatnya di Chelsea.
Di sisi lain Graham Potter yang saat ini berada di bawah tekanan Potter mengungkapkan kekalahan Chelsea dari Manchester City pada hari Minggu, (08/01/2023)
“Babak pertama menyakitkan dan berat bagi kami semua. Kami adalah yang terbaik kedua dari tim yang sangat, sangat bagus. Kami tidak dalam momen yang luar biasa dan meskipun 20 menit pertama kami tidak bisa menyerang lini belakang dengan cukup baik, kami tidak bisa menyerang sebaik yang kami inginkan," ungkapnya dilansir dari The Sun (11/01/2023).
“Manchester City sangat bagus dalam menghentikan pemain, tetapi pada saat yang sama kami kesulitan," sambungnya.
“Dalam hal Liga Premier, kami telah kalah empat pertandingan, diantaranya dari Newcastle, ketika kami memiliki sembilan pemain yang tidak tersedia, kami kalah 1-0 dari Arsenal, kami kalah pada hari yang buruk dari Brighton dan kami kalah dari Manchester City," imbuhnya.
Kendati demikian Graham Potter menyadari jika Chelsea saat ini berada dalam situasi yang sangat sulit, ia mengklaim jika klubnya saat ini sedang menderita akibat hasil buruk dalam 9 laga terakhirnya.
"Kami harus terus berkembang dan tetap bersatu karena jelas kami menderita sebagai klub sepak bola dan itu sama sekali tidak menyenangkan. Tapi di situlah kami saat ini."
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Maret 2026, Siap-siap Liburan Panjang!
-
4 Pelembab Pomegranate Kaya Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Kencang
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
Mau Mudik Nyaman Tanpa Banyak Beban? Pertamina Bagi-bagi THR Ratusan Ribu Menjelang Lebaran
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
7 Pilihan Sleeper Bus Terbaik Buat Mudik, Aman dan Fasilitasnya Komplet
-
Mengapa Kita Semakin Impulsif? 5 Faktor Pemicu dari Dunia Maya
-
Light Novel Isekai Romantis Populer Karya Kotoko Resmi Dapat Adaptasi Anime
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa