/
Rabu, 11 Januari 2023 | 16:13 WIB
Mauricio Pochettino dan bos Chelsea. (The Sun)

Mauricio Pochettino mengaku siap jika dirinya ditunjuk untuk menggantikan Graham Potter di kuris pelatihan Chelsea. Mantan juru taktik Tottenham itu menganggur sejak dipecat oleh raksasa Prancis Paris Saint-Germain pada Juli.

Graham Potter berada di bawah tekanan besar di Stamford Bridge setelah hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan di semua kompetisi.

Fans menyalahkan mantan pelatih Brighton itu setelah tersingkir di babak ketiga Piala FA 4-0 dari Manchester City pada hari Minggu.

Dapat dipahami bahwa jajaran manajemen The Blues sudah mempertimbangkan masa depan Potter, meski baru mempekerjakannya pada bulan September tahun lalu.

Namun, pria berusia 47 tahun itu diperkirakan akan diberikan sisa bulan ini untuk melihat apakah dia bisa membalikkan keadaan.

Tapi jika memeproleh hasil buruk saat melawan rival sekotanya Fulham besok bisa menjadi akhir dari kepemimpinan singkatnya di Chelsea.

Di sisi lain Graham Potter yang saat ini berada di bawah tekanan Potter mengungkapkan kekalahan Chelsea dari Manchester City pada hari Minggu, (08/01/2023)

“Babak pertama menyakitkan dan berat bagi kami semua. Kami adalah yang terbaik kedua dari tim yang sangat, sangat bagus. Kami tidak dalam momen yang luar biasa dan meskipun 20 menit pertama kami tidak bisa menyerang lini belakang dengan cukup baik, kami tidak bisa menyerang sebaik yang kami inginkan," ungkapnya dilansir dari The Sun (11/01/2023).

“Manchester City sangat bagus dalam menghentikan pemain, tetapi pada saat yang sama kami kesulitan," sambungnya.

Baca Juga: Manajemen Suroboyo Bus Didorong Kelola Transportasi Umum Tenaga Listrik, Dinilai Mumpuni Sebagai Operator

“Dalam hal Liga Premier, kami telah kalah empat pertandingan, diantaranya dari Newcastle, ketika kami memiliki sembilan pemain yang tidak tersedia, kami kalah 1-0 dari Arsenal, kami kalah pada hari yang buruk dari Brighton dan kami kalah dari Manchester City," imbuhnya.

Kendati demikian Graham Potter menyadari jika Chelsea saat ini berada dalam situasi yang sangat sulit, ia mengklaim jika klubnya saat ini sedang menderita akibat hasil buruk dalam 9 laga terakhirnya.

"Kami harus terus berkembang dan tetap bersatu karena jelas kami menderita sebagai klub sepak bola dan itu sama sekali tidak menyenangkan. Tapi di situlah kami saat ini."

Load More