Suara Joglo - Salah satu nama tokoh yang sudah mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum PSSI pada KLB nanti adalah Ketua DPD RI La Nyalla Matalitti. Ia mendaftarkan diri pada Jumat, 13 Januari 2023.
La Nyalla sendiri merupakan mantan Ketum PSSI pada 2015 sampai 2016. Saat itu Ia terpilih melalui KLB (Extra Ordinary Congress) yang diprakarsai Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu 18 Maret 2011.
Dalam akun Twitternya, La Nyalla sempat menuliskan tujuannya maju sebagai calon Ketum PSSI. Ia mengatakan ingin mengembalikan masa kejayaan sepak bola Indonesia.
"Selain ingin mengembalikan kejayaan sepakbola Indonesia, sy juga bertekad memberantas mafia bola yg masih marak berkeliaran. Saat sy menjabat Ketua Umum PSSI, mafia bola tak berani unjuk gigi, sy sikat habis," tulisnya @LaNyallaMM1.
"Saya yakin para voters mau bergandengan tangan dengan saya untuk menghancurkan mafia bola, terutama di lingkaran internal PSSI," demikian cuitannya melanjutkan.
Kembali majunya La Nyalla sebagai calon Ketum PSSI ini tentu saja membuat gaduh warganet. Di Twitter misalnya, namanya kini masuk trending dan berhasil membetot perhatian warganet.
Respons warganet pun terbelah dengan kembali majunya La Nyalla tersebut. Ada yang mendukung, tapi lebih banyak yang tidak sepakat. Mereka mengaku kecewa dengan kepemimpinan La Nyalla waktu itu yang banyak mengundang kontroversi.
"Dilihat dari rekam jejak, pengalaman, kapabilitas dan integritas, siapa dari kedua nama berikut yang paling pas untuk menahkodai PSSI, Erick Thohir atau La Nyalla ?" tulis akun @yusuf_dumdum,
"Sudah dibilang majunya la nyalla cuma decoy,target aslinya yg jadi ketum pssi ya erik thohir.kemarin ngetwit seperti ini gak ada yg percaya ," tulis akun @GoldMine82.
Baca Juga: Selamat, John Legend dan Chrissy Teigen Dikaruniai Anak ke-3
"Masa sih pakk jangan lucu luculah pak pak wkwk #PakaiMasker Dahulu #VaksinasiCOVID19 Kemudian @mlmpp21," tulis akun @edoalfredooo.
"Sejak kapan sepakbola Indonesia berjaya, yang ada hancur," tulis akun @SodikMaulana4.
"Gak usah ngelawak pak," tulis akun @AdriAldiansah.
Kontroversi La Nyalla
Saat menjabat sebagai Ketum PSSI dulu, La Nyalla terus diterpa kontroversi. Pada Maret 2016, Ia pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur tahun 2011 hingga 2014.
Saat ditetapkan tersangka, La Nyalla menjabat sebagai Kepala Kadin Jawa Timur. Dana tersebut diduga digunakan untuk membeli saham terbuka atau IPO di Bank Jatim senilai Rp 5,3 miliar. Namun saat itu La Nyalla menilai penetapan tersangka itu tidak berdasar.
Berita Terkait
-
Madura United Berharap Pemilihan Ketum PSSI Berlangsung Jujur: Semoga KP dan KBP Amanah
-
Kekayaan Tembus Rp2,31 Triliun, Ini Deretan Aset Tanah hingga Mobil Mewah Erick Thohir
-
Mengenal 2 Calon Ketum PSSI, La Nyalla Matalitti dan Erick Thohir
-
Erick Thohir Banjir Dukungan usai Daftarkan Caketum PSSI, Cek Daftarnya
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali