Direktur Eksekutif Survey and Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara menilai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merupakan sosok yang berpotensi menjadi cawapres pada Pilpres 2024 karena memiliki kinerja baik dalam mengelola Kementerian BUMN.
Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, Igor mengatakan kinerja baik yang dilakukan Erick Thohir dalam mengelola BUMN dapat dilihat dari beberapa faktor, salah satunya peningkatan pendapatan BUMN yang signifikan pada saat ini.
"Erick Thohir salah satu menteri yang berkinerja baik karena mampu membenahi dan meningkatkan laba keuntungan BUMN," tambahnya.
Di bawah kepemimpinan Erick, menurut dia, BUMN berhasil meraih kenaikan pendapatan yang signifikan, yakni dari Rp13 triliun menjadi Rp124,7 triliun; bahkan laba BUMN di kuartal III Tahun 2022 tercatat mencapai Rp155 triliun.
Kondisi itu pun menjadi pandangan positif karena Erick Thohir berhasil mengubah wajah BUMN menjadi lebih sehat dan cerah, kata Igor.
"Jadi, yang biasanya BUMN sebelum masa Erick Thohir sering mendapat rapor merah, selama Pak Erick Thohir menjadi Menteri BUMN itu, pendapatannya itu bisa triliunan lebih. Itu prestasi sebenarnya," katanya.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan SPIN pada 1-10 Desember 2022, elektabilitas atau tingkat keterpilihan Erick Thohir sebagai cawapres menempati posisi teratas. Erick Thohir mendapatkan angka elektoral sebesar 19,2 persen.
Sebelumnya, pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi juga menilai Erick Thohir memiliki peluang cukup besar untuk menjadi cawapres pada Pemilu 2024.
"Pak Erick Thohir saya kira punya kans yang cukup besar," kata Ade.
Baca Juga: Profil 5 Calon Ketum PSSI: Erick Thohir, La Nyalla, Arief Wicaksono, Doni Setiabudi, Fary Djemi
Peluang tersebut muncul dari kepemimpinan Erick sebagai Menteri BUMN yang terbukti berintegritas dan mampu menghadirkan berbagai capaian gemilang.
Selama tiga tahun memimpin BUMN, Ade menilai Erick memiliki prestasi membanggakan, di antaranya sejumlah inovasi yang terbukti berdampak positif cukup besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Pusat AI Resmi Beroperasi di UGM, Pemerintah Soroti Pentingnya Inovasi Berbasis Masalah Riil
-
Bukan Lagi Soal Durasi Gadget! Ini Strategi Baru Didik Anak di Era "Ledakan" AI
-
1 WNI Hilang saat Kapal MV Tihamah Diserang di Laut Merah, Ini Kata-kata Kemlu RI
-
Link Twibbon Hari Pramuka Terbaru Lengkap Berbagai Tema, Tanpa Perlu Download
-
Ledakan Hebat SPPG Puri Medali Mojokerto, 5 Orang Alami Luka Bakar Serius
-
Viral Boleh, Hoaks Jangan: Pakar Hukum hingga PWI Jateng Ungkap Efek Hukum Konten Misleading
-
Jokowi Hadiri Sidang Tahunan di DPR, Datang Sendiri Pakai Mobil BMW Listrik
-
Maulid Nabi 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal Liburnya
-
Impact Investing Indonesia Tembus 1,5 Miliar Dolar AS, Kolaborasi Jadi Kunci Perluasan Dampak
-
Harga Emas di Pegadaian Naik! Cek Rincian Logam Mulia Galeri24 dan UBS Hari Ini