Bulan Rajab menawarkan berbagai keberkahan, khususnya ketika kita melakukan puasa rajab. Berikut ini niat puasa Rajab di bulan Rajab 1444 Hijriah ini, sehingga bisa menjadi panduan sebelum memulai aktivitas tersebut.
Bulan Rajab 1443 H jatuh pada Senin (23/01/20223) sore. Pada bulan tersebut, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, salah satunya yaitu berpuasa. Lalu, apakah kamu sudah tahu bacaan niat puasa Rajab?
Puasa Rajab sendiri jatuh pada tanggal 1 Rajab 1444 H (Hijriah) atau jika dalam hitungan kalender Masehi bertepatan pada hari Senin 23 Januari 2023.
Bulan Rajab adalah bulan ketujuh dalam penanggalan Hijriah. Bulan tersebut pula yang menandakan bahwa bulan puasa Ramadhan semakin dekat.
Bulan Rajab juga menjadi salah satu bulan yang dimulakan Allah SWT. Selain itu, bulan ini juga termasuk bulan haram (bulan yang disucikan). Adapun bulan-bulan dalam kelender Hijriah yang masuk dalam bulan haram yakni: Muharam, Rajab, Dzulqa’dah, serta Zulhijjah
Pada bulan haram tersebut, para umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak berbuat kebaikan, seperti puasa, sholat sunah, bersholawat, berzikir, membaca Al Quran, bersedekah, dan menjauhi maksiat. Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (QS. At-Taubah ayat 35)
Berikut Ini Bacaan Niat Puasa Rajab
Bagi umat muslim yang akan menjalankan ibadah puasa sunah di bulan Rajab, berikut ini bacaan niat puasa Rajab.
Baca Juga: Marcos Llorente Dipastikan Absen di Derby Madrid, Atletico Bayar Mahal Kemenangan Atas Valladolid
‘Nawaitu sauma ghodin fii syahri rajabi sunnatan lillahi ta'alaa’
Artinya: Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah SWT.
Meski puasa Rajab hukumnya sunnah, akan tetapi karena bulan tersebut bulan yang dimuliakan dan disucikan Allah, maka sebaiknya perbanyak beribadah dengan berpuasa.
Berikut ini beberapa keutamaan puasa Rajab
1.Puasa tiga hari pada awal bulan Rajab, maka seperti menjalani ibadah puasa selama setahun
2.Puasa tujuh hari di bulan Rajab, maka dijauhkan dari pintu neraka
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN
-
Geely EX5 Jadi Raja Baru Mobil Listrik di Segmen C-SUV Indonesia
-
5 Rekomendasi HP Infinix Murah Rp 1 Jutaan Spek Nggak Murahan
-
10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
-
H+5 Lebaran, Harga Pangan Mulai Turun: Cabai Rawit dari Rp110 Ribu ke Rp90 Ribu Per Kilogram
-
Paradoks Wisata Libur Lebaran: Berangkat Cari Ketenangan, Pulang Bawa Pegal Linu Sekujur Badan
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
-
Profil Mayjen TNI Bosco Haryo Yunanto Kandidat Kuat Kepala BAIS TNI
-
Marco Polo: Influencer Perjalanan Pertama yang Memviralkan Eksotisme Timur
-
Kebijakan WFA ASN Pasca Lebaran Resmi Diberlakukan, Absen Daring Diperketat