Suara Joglo - Demo besar-besaran ratusan orang yang mengatasnamakan diri Arek Malang kemarin membuat manajemen Arema FC dihadapkan pada pilihan sulit. Demo yang berakhir rusuh dan membuat Kota Malang tak kondusif seharian itu membuat manajemen benar-benar mempertimbangkan pembubaran klub.
Akibat demonstrasi pada Minggu (29/01/2023) lalu itu, sebanyak 107 orang juga diamankan oleh kepolisian. Selain itu, kantor manajemen Arema juga mengalami banyak kerusakan akibat kebringasan para peserta aksi. Demo ini merupakan rentetan kasus Tragedi Kanjuruhan Malang yang kini masuk persidangan.
Dalam aksinya tersebut, ratusan orang yang mengatasnamakan Kelompok Arek Malang Bersikap itu mendesak agar klub dibubarkan saja. Kondisi itu membuat manajemen klub berjuluk Singo Edan itu akhirnya mempertimbangkan pembubaran klub.
Gerakan Arek Malang Bersikap ini ternyata berbeda dengan kelompok suporter lainnya. Masih ada sekelompok orang beratribut Aremania yang berkeinginan agar Arema FC tetap bertahan dan tidak dibubarkan.
Ujian berat klub Arema FC ini terjadi setelah Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang dan melukai ratusan suporter pada laga Persebaya vs Arema pada Sabtu, 1 Oktober 2022 silam. Proses hukum kasus ini belum selesai sampai sekarang.
Belum reda aksi rusuh Arek Malang Bersikap, kini muncul lagi aksi dari kelompok yang mengatasnamakan Aremania. Kelompok ini berkumpul di kantor manajemen hari ini, Selasa (31/01/2023). Mereka meminta agar Arema FC tidak dibubarkan dan tetap melanjutkan kompetisi.
Kondisi ini nampak membingungkan, sekaligus menegaskan kalau Aremania saat ini terbelah menjadi dua kubu: Arek Malang Bersikap vs Aremania (pro manajemen). Misinya berbeda, satu meminta klub dibubarkan, sementara yang lain meminta tetap bertahan.
Gara-gara aksi dua kelompok selama tiga hari berturut-turut itu, kini nama Aremania kembali masuk trending di Twitter. Beberapa orang mengunggah aksi hari ini dan mencuitkan dukungannya pada manajemen. Namun akun beberapa Aremania lainnya berkukuh klub harus dibubarkan.
"Jika sebutan Aremania sekarang adalah hanya untuk pendukung FC, maka jangan pernah sebut aku Aremania lagi, biarkan aku menjadi Arek Malang selamanya!!! Lebih baik diasingkan, daripada menyerah kepada kemunafikan," tulis akun @GajayanaPojok.
Baca Juga: Nam Joo Hyuk Umumkan Tanggal Wajib Militer: Diterima Jadi Petugas Polisi
"Respect gawe "Arek Malang" sing berjuang, NO RESPECT gawe aremania," tulis akun @GSyndicate27.
"Hari ini Aremania berkumpul di kandang singa terkait rapat koordinasi pasca kejadian demonstrasi, Minggu (29/01) lalu," tulis akun @cityguide911fm.
"Aremania memberikan dukungan terhadap eksistensi Arema FC dengan mendatangi Kandang Singa pada Selasa (31/1/2023). Dalam aksi itu, Aremania juga melakukan dialog bersama manajemen Arema FC dan perwakilan direksi," tulis akun @AremafcOfficial.
Berita Terkait
-
6 Sanksi Menunggu Arema FC Andai Putuskan Bubar di Tengah Kompetisi BRI Liga 1 2022-2023
-
Sayangkan Kabar Arema FC Bubar, Menpora: Pengganggu yang Harus Dicari Polisi
-
Publik Tak Setuju Arema FC Bubar: Perjuangkan Nasib Suporternya Agar dapat Keadilan!
-
Komnas HAM Sesalkan Sidang Kasus Kanjuruhan Digelar Tertutup: Padahal Bukan Kasus Kekerasan Seksual
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci