Suara Joglo - Beberapa waktu lalu viral sebuah video remaja asal Kabupaten Lamongan Jawa Timur marah-marah dan memisuhi atau mengumpat dengan mengata-ngatai Presiden Joko Widodo ( Jokowi ).
Akibat perbuatannya itu, pria bernama Sujono tersebut dibekuk kepolisian setempat. Namun belakangan terungkap kalau Jono ternyata memiliki riwayat gangguan jiwa alias Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Oleh sebab itu, Jono kini pun harus menjalani perawatan di panti rehab Yayasan Berkas Bersinar Abadi Babat lantaran mengalami gangguan jiwa atau ODGJ. Sujono (30), ini merupakan warga Dusun Majeruk, RT 03 RW 01, Desa Sumberejo, Kecamatan Sarirejo.
Sebelumnya, Ia mengunggah video mencaci Jokowi itu ke akun Tiktoknya. Video itu kemudian banyak disebar oleh warganet lain hingga kemudian menjadi viral dan membuat heboh warganet.
Sujono melontarkan kata-kata kurang pantas yang ditujukan ke Presiden Jokowi dalam video berdurasi 18 detik itu. Ia menyebut ‘Jokowi dan***’ dan menyanyikannya secara berulang-ulang. Video itu bahkan sudah dilihat oleh puluhan ribu orang.
Sujono mengakui, apa yang dilakukannya itu karena berawal dari kejengkelannya terhadap Jokowi. Kejengkelan yang dimaksud itu karena pesan DM yang ia kirim ke akun instagram Presiden Jokowi sejak tahun 2020 lalu tak kunjung dibalas hingga sekarang.
"Mulai tahun 2020 saya kirim DM ke akun Instagram Jokowi. Tapi tidak dibalas sampai sekarang," ujar Sujono, saat diwawancarai di Mapolres Lamongan, Rabu (1/2/2023).
Mengenai isi DM yang dikirim ke Jokowi, kata Sujono, berisi tentang sejumlah keresahan dan kritiknya atas kondisi negara yang ia nilai sedang tak baik-baik saja. Atas dasar itulah, Sujono menyebut, dirinya kesal dan memutuskan untuk membuat video lagu di Tiktok yang ditujukan ke Jokowi.
"Akhirnya saya kesal dan buat lagu (penghinaan) itu. Masalah negara banyak yang tidak selesai, semisal jalan rusak itu meresahkan masyarakat. Lihat tiktok saya sejak pertama," terangnya.
Baca Juga: Farhat Abbas Sindir Bunda Corla Pakai Lirik Lagu, Netizen: Sepi Job Ya
Lebih lanjut, Sujono menambahkan bahwa lagu itu ia ciptakan sendiri. “Itu lagu saya ciptakan sendiri. Jokowi dan***, Jokowi dan***, Jokowi dan***, tukang ngibul, tukang bohong, tukang pencitraan,” imbuhnya.
Saat ditanya apakah menyesal membuat video lagu tentang Jokowi itu, jawaban Sujono cukup mencengangkan. “Saya nyesel. Tapi juga belum nyesel, karena belum ditanggapi (DM-nya),” jawabnya.
Secara terpisah, Kepala Desa Sumberjo, Ainus membenarkan bahwa Sujono merupakan salah satu warga desanya yang mengalami gangguan jiwa sejak beberapa tahun terakhir ini.
"Iya, (yang bersangkutan) ODGJ sejak tahun 2019 lalu dan masih terus pengobatan. Dia tinggal bersama orang tuanya. Kalau kesehariannya kadang di rumah, kadang keluyuran di sekitar sini saja," kata Kades Ainus.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sujono telah diamankan oleh Polres Lamongan dan kini menjalani perawatan di panti rehab akibat mengalami gangguan jiwa atau ODGJ.
Gangguan jiwa yang dialaminya itu dibuktikan dengan surat keterangan dari Puskesmas Dermolemahbang Sarirejo Nomor : 445/37/413.102.05/2023. Dalam surat itu juga disebutkan, Sujono menderita gangguan jiwa berat (ODGJ Berat) sejak tahun 2019 lalu.
Tak hanya itu, Sujono juga mendapatkan injeksi Sikzonoat (Obat khusus untuk penderita ODGJ) pada tahun 2020, dan masuk dalam daftar penderita gangguan jiwa di Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan.
Berita Terkait
-
'Nyanyian Nyaring' Politikus NasDem: Peliknya Anies Jokowi, FPI-HTI Jadi Simalakama
-
Cak Imin Usul Jabatan Gubernur Dihilangkan, Jokowi: Semua Perlu Kajian Mendalam
-
Angkat Tangan? Gibran Jujur Tak Bisa Janji Lanjutkan Program Jokowi Ini di Solo
-
Presiden Jokowi Mendadak Mampir Rumah Warga di Ubud Malam-malam
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement