Suara Joglo - Persija kini sedang bertengger di peringkat ke-2 klasemen BRI Liga 1 musim 2022-2023 hingga pekan ke-22. Skuat Macan Kemayoran hanya memiliki selisih satu poin dengan pemuncak klasemen, Persib Bandung yang mengoleksi 45 poin.
Di sisi lain, Persija Jakarta memiliki poin yang sama dengan PSM Makassar yang saat ini bertengger di peringkat ke-3. Mereka hanya unggul produktifitas gol dari tim Juku Eja.
Kendati demikian, melihat persaingan 3 besar klasemen sementara BRI Liga 1 musim 2022-2023, Thomas Doll selaku pelatih Persija Jakarta mengaku tidak peduli akan ketatnya persaingan papan atas Liga 1.
“Bagi saya tidak penting kami di posisi berapa sekarang. Kami harus menuntaskan pekerjaan rumah kami dan memikirkan diri kami. Karena kami masih memainkan banyak laga lagi,” ujar Thoma Doll dilansir dari akun Instagram @kitajak.1928 (06/02/2023).
Di sisi lain, eks pelatih Borussia Dortmund tersebut mengaku jika timnya tidak merasakan tekanan apapun setelah skuat Macan Kemayoran menjadi kandidat untuk mengangkat trofi paling bergengsi di kompetisi tanah air.
“Belum ada yang bicara soal jadi juara, jadi kami tidak merasakan tekanan,” kata Thomas Doll.
Thomas Doll menilai bahwa hal terpenting saat ini adalah fokus terhadap tim yang sedang ia kelola. Dirinya mengaku bahwa kini fokus kepada kompetisi yang sedang bergulir.
“Bagi saya yang penting adalah tim karena itu yang bisa saya kendalikan. Saya tidak duduk di rumah dan merayakan kekalahan lawan. Saya cuma merayakan kemenangan tim saya, dengan good football good performance,” imbuhnya.
“Saya fokus sepenuhnya ke kompetisi. Tidak penting siapa pertama kedua. Kami harus melalui banyak pertandingan lagi. Kami kerjakan tugas kami," pungkasnya pelatih berpaspor Jerman.
Baca Juga: Kemnaker: Keahlian dan Keterampilan Tenaga Kerja Solusi Bonus Demografi
Pernyataan Thomas Doll tersebut lantas mendapat respon dari kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Banyak dari mereka yang mengomentari statemen pelatih Persija Jakarta itu.
"Tp kita kudu salut buat coach...pemain byk di isi dr akademi muda bs smpe sjauh ini prestasi nya... ini lah arti dr kata the next level," ucap salah seorang netizen.
"Saya pribadi baru ini lihat pelatih tidak memikirkan kelasemen tapi memikirkan tim yang bagus dan permainan yang bagus klo dua duanya berjalan pasti bonus jadi juaranya... salam Jakmania," kata netizen satunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar