Belum adanya kepastian terkait apakah Marselino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh akan bergabung ke TC Timnas Indonesia U-20 persiapa AFC Cup 2023 membuat publik gusar.
Pasalnya kedua pemain tersebut dinilai memiliki pengalaman yang banyak dan mampu mengangkat performa tim saat berlaga di atas lapangan hijau.
Seperti yang telah diketahui bersama, jika Marselino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh kini sedang mencoba keberuntung di Benua Biru Eropa.
Di sisi lain, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku jika dirinya tidak mendapat laporan terkait dua anak asuhnya yang berlabuh ke klub luar negeri.
Tentu ini menjadi kerugian yang besar bagi skuat Garuda jika kedua pemain tersebut tidak bisa bergabung dengan Timnas Indonesia di AFC Cup U-20.
"Tanpa Ronaldo Kwateh dan Marselino Ferdinan, bagaimana kekuatan Timnas Indonesia U-20?" Tanya salah seorang netizen.
"Marselino itu pembangkit mental teman2 nya. sedikit pengaruh. Ibarat nya pemain terbaik di tim lu, yg berposisi sbgai playmaker gak ada. Pasti sdkit rancu," kata netizen lainnya.
"Yuk Rubah ketergantungan pemain, wajib 23 pemain harus kekuatan sama merata dan mau sama-sama berusaha. Pemain Indonesia udah bukan lagi ketergantungan, pemain kalau sudah di puji tapi tidak bisa menaikkan kualitas bermainnya," sambung netizen yang lain.
"jngn bergantung pada 1 atau 2 pemain bnyak talenta2 berbakat di indonesia, STY anda pelati berlabel kelas Piala Dunia seharusnya anda jg punya tanggung jawab bisa memunculkan mareslino2 baru..." kata netizen satunya.
Baca Juga: Teddy Pardiyana di Penjara, Putri Usaha Terus Biar Bisa Rawat Bintang Sampai Singgung Biaya Hidup
"Kedua pemain itu juga berlatih di tim nya, standar latihan juga sama, dan mungkin juga main di kompetisi liga, artinya kebugaran dan sentuhan bola nya juga terjaga," ucap netizen lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026