Suara Joglo - Performa Nadeo Argawinata kerap mendapat sorotan pasca Piala AFF Mitsubishi Electric Cup 2022. Pasalnya penampilan sang kiper kini tidak berada dalam kondisi terbaiknya.
Selepas membela Timnas Indonesia di AFF kemarin, performa Nadeo Argawinata diklaim menurun drastis, hal tersebut dapat dilihat dari statistik Bali United belakangan ini yang kerap mengalami kekalahan.
Nadeo Argawinata merupakan kiper utama pilihan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia sejak 2021 silam. Perannya di bawah mistar gawang Garuda seolah-olah tidak tergantikan.
Hanya saja melihat performanya belakangan ini yang kerap melakukan blunder dan sering kebobolan bersama Bali United menimbulkan pertanyaa di kalangan publik penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia.
Tidak jarang dari mereka yang mempertanyakan apak Shin Tae-yong perlu mencari kiper anyar untuk mengawal gawang Timnas Indonesia jika, melihat performa Nadeo Argawinata yang tampak menurun drastis.
Kendati demikian sejumlah netizen lantas merekomendasika beberapa nama kiper yang dinilai pantas untuk menggantikan posisi Nadeo Argawinata di Timnas Indonesia.
"Dari dulu keknya nadeo gak ada dah perkembangan, tp heran msh aja jadi nomor 1 di kiper timnas, justru teja aduuuu," ungkap salah seorang netizen.
"Padahal klo mau riyandi pun kiper bagus, sayang yg dipake klo gk nadeo ya syahrul," kata netizen yang lain.
"M Riyandi lebih unggul dari semuanya tp Sty gak melek parah dah," ucap netizen lainnya.
Baca Juga: ART di Pekanbaru Tipu Majikan Puluhan Juta, Dalih untuk Biaya Pengobatan Anak
"Riyandi aja sih optimalkan,kasih menit bermain dan kepercayaan,kalo ambil nama baru lagi takutnya sulit adaptasi lagi,nanti langsung dimainin malah mentalnya ga kuat seperti yang sudah sudah bagus diliga pas dicoba ditimnas malah zonk,nadeo jadi pilihan utama sty karena mental main di ajang internasional,mungkin apesnya peform sekarang lagi menurun,tapi seperti biasa bagus disanjung,underpeform dihujat," kata netizen satunya.
"Andritany reflek bagus, punya jiwa pemimpin dan bisa kasih motivasi di lapangan, terlebih dia senior secara pengalaman dan umur. tapi minus di tinggi badan, doi pendek bisa dibilang sebagai kiper, sulit buat ngejangkau bola yang disudut pojok.. dan juga klo penalty jarang ketepis dalam tanda kutip "feeling kurang" dalam menebak bola mau kemana saat penalty. overall oke oke aja Andritany, Teja juga bagus.. tapi STY kenapa ga panggil gua aja sih!" kata netizen lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati