Suara Joglo - Baru-baru ini Shin Tae-yong bikin gaduh, terutama bagi masyarakat Surabaya. Ini terkait dengan nasib Marselino Ferdinand. Shin berkirim surat ke klub baru Marselino Ferdinan di Belgia, KMSK Deinze, untuk mengizinkan sang pemain ikut ke TC Timnas Indonesia U-20.
Padahal, Marselino sendiri baru saja bergabung dengan Deinze pada pekan lalu dan kini masih di Belgia untuk beradaptasi dengan lingkungan di sana. Pemanggilan ini menuai kontroversi karena dianggap bakal menghambat karier Marselino di Eropa. Pasalnya, Marselino belum melakoni debut buat Deinze.
Belakangan Persebaya Surabaya angkat bicara. Manajer Persebaya Yahya Alkatiri, mengatakan kalau Marselino Ferdinand bukan milik Timnas Indonesia, ataupun coach Shin Tae-yong. Ia menjelaskan, Marsel ke Belgia karena kualitasnya.
"Ini yang harus diluruskan semuanya, Marsel itu adalah milik Persebaya, bukan punya STY, bulan punya Timnas atau PSSI. Dia itu miliknya Persebaya," ujar Yahya, Kamis (9/2/2023).
Menurut dia, kesempatan keberangkatan dari Marsel ke luar negeri sendiri, bukan dikarenakan Shin Tae-yong, namun dikarenakan kualitas Marsel yang sudah matang sejak di Persebaya.
"Jadi ketika dia di luar negeri, hubungannya klub dengan klub, tidak ada urusan STY atau siapapun. Kalau Marsel tidak mendapat izin dari Persebaya, dia tidak akan bisa berangkat ke Persebaya, tapi kalau dapat izin dari Persebaya ya sudah selesai," ujarnya menambahkan.
"Ini yang sering terjebak di sini, nanti dikira ada STY, Marsel itu sebelum ada STY sudah bersinar di Persebaya, itu yang harus diketahui, dia sudah main di EPA sejak umur 14 tahun, semua pembinaan dilakukan di Persebaya, dan semuanya melalui sistem kompetisi, bukan TC jangka panjang, makanya dia cepet untuk berkembang," katanya.
Persebaya juga mengkritisi TC jangka panjang, yang dilakukan oleh Shin Tae-yong pada para pemain Timnas. Bahkan, tim yang berjuluk Bajol Ijo ini mengimbau, agar ada evaluasi dalam program itu, karena hasil dari kompetisi lebih matang dibandingkan dengan TC jangka panjang.
"Kalau dari kami, TC jangka panjang ini harus dievaluasi total, kita sudah beberapa tahun TC jangka panjang, tapi hasil maksimal ada di tahun 1991, Timnas ya, ini yang harus diperbaiki itu kualitas kompetisi, orang (pemain) yang mateng dari TC-TC itu, tak akan sematang di kompetisi, contohnya Persebaya," jelasnya.
Baca Juga: Johan Budi Usul KPK Buka Kantor Perwakilan, Firli Jawab Tidak Bisa: KPK Bersiap Pindah ke Kalimantan
Yahya menjelaskan, jika ada beberapa pemain Persebaya sudah matang, meskipun masih dalam usia muda, seperti halnya Marselino Ferdinand.
"Kenapa pemain muda di Persebaya bisa cepet naik? Ya karena pemain-pemain muda Persebaya ini digemblengnya di kompetisi internal, yang itu di klub lain enggak ada," ungkapnya.
Kalaupun ada tim yang melepaskan para pemain mudanya untuk TC jangka panjang, menurut Yahya memang pemain tersebut masih kurang jam bermainnya, sehingga butuh pengalaman lebih.
"Dia yang tidak mendapatkan menit play di tim senior mungkin bisa dilepas, kalau mendapatkan menit play di tim senior ya jangan lah, karena dia akan matang di kompetisi nantinya," ucap Yahya.
Menurut Yahya, ada pembodohan dalam training center jangka panjang, dan semestinya Shin Tae-yong harus berdiskusi dengan tim-tim yang berkompetisi di Indonesia.
"Menurut saya itu tanggapan yang salah, justru cara-cara yang pembodohan-pembodohan TC jangka panjang inilah yang harus diberantas. Ayo ketemu dengan klub dan diskusi, Shin Tae Yong juga mengerti kok, kalau TC jangka panjang itu enggak efektif," terangnya.
Bahkan dalam hal ini, Yahya berkaca pada pelatih asal Portugal Mourinho, perihal TC jangka panjang.
"Di seluruh dunia cara itu sudah ditinggalkan, ada namanya masalah pemanggilan pemain di FIFA. Kalau kita lihat kita tau lah, itu bukan rahasia umum, kalau kita lihat cuma sibuk dengan TC-TC nya aja, harusnya Mourinho saat ditawari Timnas Portugal," katanya.
"Dia mengatakan dia masih ingin melatih tiap hari, makanya dia ada di klub. Kalau kamu melatih tiap hari, kamu jadi pelatih klub, jangan jadi pelatih Timnas. Kalau di Timnas itu kamu scouting, terus melatih racikannya seperti apa, kamu gabung orang yang sudah matang di kompetisi, mungkin itu yang paling baik," ujarnya.
Berita Terkait
-
3 Dampak Negatif bagi Marselino Ferdinan jika Nekat Ikut TC Timnas Indonesia U-20
-
Ledek Shin Tae-yong, Manajer Bajol Ijo Yahya Alkatiri: Marsel Itu Milik Persebaya, Bukan Timnas
-
Dua Calon Timnas Indonesia FIFA Matchday Maret 2023, Ini Penilaian Netizen
-
Shin Tae-yong Perlu Lirik Samuel Agung Marcello, Bisa Jadi Mesin Gol Timnas Indonesia U-20
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026