Relawan Ganjar Pranowo Mania atau GP Mania menyatakan mencabut dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk mencalonkan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2023.
Ketua Umum Ganjar Pranowo Mania atau GP Mania Immanuel Ebanezer membocorkan alasannya mencabut dukungan tersebut.
"Masalahnya sih tidak terlalu ini ya, ada hal prinsipil yang menjadi pertimbangan kita, dukungan Ganjar itu kan awal dari kita, awal saat ada kevakuman politik saat itu, dengan bergulirnya gagasan tiga periode, dengan melawan dari relawan Jokowi," ucap Immanuel dikutip dari podcast Akbar Faisal Uncensored pada Kamis (9/2/2023).
Menurutnya, Ganjar adalah pemimpin yang minim gagasan. Bahkan dua tahun terakhir tidak menunjukan ide gagasan yang bisa diperjuangkan.
"Ganjar adalah sosok pemimpin yang minim gagasan, dua tahun ini kita tidak menemukan gagasan yang bisa kita perjuangkan dari Ganjar itu sendiri," ucapnya.
Selain itu, menurutnya Ganjar bukan sosok yang loyalis dua arah. Atau bisa dikatakan hanya bisa patuh kepada partai politik.
"Pemimpin itu harus punya loyalitas, loyalitas itu harus dua arah, tidak bisa kalau satu arah. Ganjar tidak punya loyalitas itu," ujarnya.
Maka ia menyebut, bahwa Ganjar Pranowo bukan sosok yang pantas menggantikan Presiden Jokowi.
"Jadi narasi-narai yang dibangun dia adalah sosok yang pengganti Jokowi, jauh sekali. Presiden Jokowi itu pemimpin yang benar-benar hadir di tengah rakyat bukan berdasarkan kepalsuan, dasarnya adalah kejujuran," ujarnya.
Baca Juga: Terungkap! Misteri 5 Beduk Segede Itu Hilang di Harlah Seabad NU
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati