Polemik terkait Persija Jakarta dan Persib Bandung yang belum melepas pemainnya ke TC Timnas Indonesia proyeksi AFC Cup U-20 2023.
Kini muncul pernyataan pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, yang mampu mencuri perhatian publik penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia.
Menurut Bernardo Tavares PSSI dalam menyikapi polemik tersebut dinilai tidak tegas kepada Persija Jakarta dan Persib Bandung.
"Saya sampaikan bahwa aturan tetap aturan. Di sini kami memberikan pemain kami ke timnas pada saat timnas melakukan pemanggilan,"ungkap pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares terkait pemanggilan pemain untuk mengikuti TC Timnas Indonesia U-20.
"Namun tim lain tidak memberikan pemain-pemain mereka. Apakah aturan sama diterapkan di satu klub dan yang lain tidak," imbuhnya bernada sindiran kepada PSSI.
Pernyataan pelatih PSM Makassar tersebut lantas mendapat respon dari kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Tidak jarang dari mereka yang mengomentari pernyataan Bernardo Tavares tersebut.
"Setuju seharusnya PSSI tegas kepada setiap klub, jgn pilih Kasih jgn garas satu dua klub rencana timnas gagal," ungkap salah seorang netizen.
"Yaudah aja sih, gk usah panggil ke timnas lagi kalau emang gk mau atau gk bisa dilepas, lagian apasih prestasi yg paling membanggakan selain dipanggil gabung timnas? Kalau cuma juara liga indonesia mah lebih bangga dan lebih keren dipanggil timnas dari pada juara liga indonesia, apalagi liga indonesia kadang kocak". Setidaknya liga di diliburkan dulu atau untuk liga musim depan jadwalnya bisa di sesuaikan lagi agar tidak bentrok dengan laga laga timnas dan laga laga kalender fifa," sambung netizen yang lain.
"@pssi hrs tegas setuju @psm_makassar ayo grudug @persib @persija menpora mewakili negara sdh turun tangan sampai disentil nasionalisme mu dimana wahay persib Persija @ridwankamil @erickthohir," ujar netizen satunya.
Baca Juga: Meriahkan HUT ke-15 Gerindra, PP TIDAR Gelar Turnamen Esport Piala Prabowo 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Bukan Hanya Ganti Oli, Motul Ajak Pemilik Motor Tingkatkan Standar Servis
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026
-
Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Ketika Seragam Mengaburkan Empati: Tragedi Tual dan Psikologi Kekuasaan
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Maret 2026, Siap-siap Liburan Panjang!