Suara Joglo - Akhirnya penemuan batu diduga berusia 3.000 tahun dengan relief manusia mengangkang ditinjau oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun Jawa Timur ( Jatim ).
Penemuan batu berelief itu sebenarnya sudah lama oleh warga di Desa Mojorejo Kecamatan Kebonsari, namun selama ini batu yang oleh warga setempat disebut situs Batu Kangkang itu pun didiamkan saja.
Selama ini warga juga tidak melaporkan keberadaan itu pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun. Sampai akhirnya Kamis (9/2/2023) batu itu dilaporkan.
Setelah itu, Dindik bersama TNI dan Polri kemudian melakukan peninjauan ke lokasi. Seperti dikatakan Kepala Desa Mojorejo Wahib Muawan, batu tersebut sudah lama diketahui oleh masyarakat. Hanya saja masih belum tersentuh sama sekali.
"Sudah kami laporkan kepada dinas dan langsung ditinjau, serta proses verifikasi. Jadi salah satu batu itu, pernah ditemukan di beberapa daerah. Batu tersebut bernama Batu Kangkang. Diperkirakan umurnya 3.000 tahun," kata Kades Wahib dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Minggu (12/02/2023).
Bayu itu memiliki 1,5 meter dan mempunyai relief menampilkan orang yang duduk mekangkang. Menurutnya, benda sejarah tersebut pernah ditemukan di beberapa wilayah di Indonesia. Yakni Madiun, Sumatera, dan Papua.
Sementara batu yang berada di titik kedua, kata dia, bernama Batu Ungkuran yang reliefnya seorang patung sedang membelakangi suatu objek.
"Di sini pernah ditemukan benda sejarah. Ada 8 titik, 2 titik di pekarangan rumah. Kalau dilihat dari umurnya sekian ratus tahun. Seperti Batu Dakon, Batu Lumpang, yang usianya paling lama Batu Kangkang," bebernya.
Kades memperkirakan, masih ada benda bersejarah yang belum ditemukan di Desa Mojorejo, karena pernah terjadi banjir hingga mengakibatkan banyak peninggalan sejarah yang hanyut.
Baca Juga: Viral Pengemudi Pajero Arogan, Hantamkan Pedang Katana ke Pengendara Lain
"Ratusan tahun lalu tempat ini adalah pelabuhan untuk transportasi perdagangan tembakau jalur sungai. Kalau berdasarkan usia Batu Kangkang 3000 tahun, maka memasuki zaman purba, zaman megalitikum. Pernah ditemukan tulang kaki dengan tinggi beberapa meter," tutup Wahib.
Staf Pengelola Data Eksplorasi Sektor Budaya Hari Subagyo menambahkan, temuan yang diduga cagar budaya tersebut akan diprioritaskan.
"Batu Kangkang cuma beberapa daerah saja. Pernah ditemukan di Ponorogo. Batu ini diduga dulunya simbol pemujaan pemakaman. Rencana kami ajukan sebagai cagar budaya tingkat kabupaten kepada Pemprov Jatim," ujarnya.
Berita Terkait
-
Terungkap! Fakta Baru Ibu Bakar Bayinya yang Baru Lahir di Madiun
-
Tega! 5 Fakta Ibu di Madiun Bakar Bayinya yang Baru Lahir sampai Tewas, Lalu Kabur ke Hutan
-
Usai Melahirkan, Ibu di Madiun Bakar Bayinya Sampai Mati, Begini Fakta Alasannya
-
Kejam! Ibu Muda Di Madiun Bakar Bayi Hingga Tewas Di Atas Tungku Dapur, Motifnya Bikin Geleng-geleng Kepala
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Semifinal Liga Champions: Enrique Sesumbar Sebut PSG Lebih Baik dari Bayern Munich
-
XLSMART Perluas Jaringan 5G di 33 Kota, Fokus Tingkatkan Kecepatan Internet dan Layanan Digital
-
Beda Gaya Al Ghazali vs Dul Jaelani Ucap Selamat Nikah ke El Rumi, Ada yang Bongkar Momen PDKT
-
Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL
-
Bukan Snapdragon, Ini Alasan Mulia MU Ganti Sponsor Lawan Brentford
-
Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi
-
Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini
-
Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan
-
Trauma dan Beban Mental yang Ditularkan Lewat Film Grave of the Fireflies
-
Belajar Selamatkan Bumi Sejak Sekolah: Pentingnya Pendidikan Iklim untuk Generasi Muda