Nama Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso baru saja jadi sorotan setelah menjatuhkan vonis mati kepada eks Kadiv Propam Ferdy Sambo atas kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Seperti diketahui, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Wahyu Iman Santoso baru saja membacakan amar keputusan terkait vonis Ferdy Sambo. Ia dengan tegas menjatuhkan vonis mati kepada suami Putri Candrawathi tersebut.
Vonis tersebut nyatanya lebih berat dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum atau JPU yang sebelumnya menuntut hukuman seumur hidup kepada Ferdy Sambo.
Bila dirunut lebih jauh, sosok hakim yang baru saja mendapat pujian dari Menkopolhukam Mahfud MD tersebut ternyata memulai kariernya sejak 2008 silam.
Dilansir dari laman elhkpn.kpk.go.id, ia memulai karier sebagai Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun. Kala itu ia memiliki harta sebanyak Rp177.267.088.
Di tahun 2012 ia menjabat sebagai hakim sekaligus merangkap sebagai wakil ketua Pengadilan Negeri Pasarwajo. Saat itu ia memiliki harta Rp553.741.008.
Lima tahun berselang, Wahyu Iman menjadi Ketua Pengadilan Tinggi Samarinda. Ia mengantongi harta sebanyak Rp8.473.291.936.
Di tahun 2018 ua menjadi Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya dengan total kekayaan Rp8.678.291.936.
Terkini Wahyu Iman Santoso tercatat merupakan hakim tingkat pengadilan pertama merangkap sebagai wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggantikan Lilik Prisbawano. Ia memiliki total kekayaan Rp12.009.356.307 dengan utang Rp693.452.912.
Baca Juga: Mahfud MD Puji Hakim yang Vonis Ferdy Sambo Hukuman Mati: Independen dan Tanpa Beban
Aset terbesarnya berupa tanah dan bangunan senilai Rp7,9 miliar. Sementara harta lainnya senilai Rp2,3 miliar ditambah harta bergerak sebesar Rp1.935.000.000. Kekayaannya berupa dua unit kendaraan Rp358 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp209.809.219 yang disampaikan terakhir pada 24 Januari 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Arti Nama Soleil Zephora, Anak Alyssa Daguise dan Al Ghazali yang Penuh Makna Elegan
-
El Clasico Jadi Neraka untuk Real Madrid, Barcelona Angkat Trofi La Liga ke-29
-
Ogah Dipanggil Kakek oleh Cucunya, Ahmad Dhani Kenalkan Sebutan Jiddi
-
Markas Judol Internasional di Jakarta Digerebek, 320 WNA Diamankan
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru