Seorang pelaku penculikan yang sudah tertangkap yang menantang untuk dihukum mati viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun @ndorobei.officila terlihat seorang pria mengenakan hoodie warna hitam tengah berada di dalam mobil.
Pria yang diketahui seorang pelaku penculikan itu terlihat diamankan oleh petugas kepolisian yang duduk di sampingnya.
Selama perjalanan menuju kantor polisi, pelaku penculikan seorang bocah usia 5 tahun itu beberapa kali mengoceh menghadap kamera yang merekamnya.
"Kita mau minta pak hakim kalau cuma dihukum seumur hidup kita tidak mau, kita minta hukuman tembak, ko dengar seluruh Indonesia," teriaknya di dalam mobil.
"Kita akui salah," ungkapnya lagi.
Berdasar keterangan di video itu, pria pelaku penculikan tersebut ditangkap seusai menculik bocah anak tetangganya. Tak hanya menculik pria tersebut juga dengan sadis membunuh lalu membuang jasad korbannya.
Peristiwa keji itu terjadi di Inuai Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara.
Polisi berhasil meringkus pelaku di daerah Toli-Toli, Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Politik Balas Budi Jokowi Pilih Pengganti Jhonny G Plate Jadi Menkominfo
Pelaku mengaku nekat membunuh bocah anak tetangganya lantaran kesal dengan ayah korban yang kerap memutar musik dengan volume kencang.
"Penjara seumur hidup ditemani farel sad boy," kata len.
"Dipenjara seumur hidup 24 jam diputarin musik dangdut dengan volume tinggi," kata pramudya.
"Kenapa ga ngomong ke bapaknya kalo pasang musik pelan saja gitu," tulis yuri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati