Suara Joglo - Kasus eksibisionis kembali terjadi di Kabupaten Ngawi Jawa Timur. Seorang pria bernama Prastiyo (35) warga Desa Gelung Kecamatan Paron kabupaten setempat kini harus berurusan dengan polisi.
Prasetyo dilaporkan lantaran kasus eksibisionis. Ia diduga memamerkan alat kelaminnya kepada seorang perempuan. Ia segera diamankan oleh polisi dan ditahan sejak Kamis (23/2/2023) siang.
Prastiyo mengaku ada suatu alasan mengapa dia menunjukkan alat vital kepada para korbannya. Pria yang bekerja sebagai sales makanan ringan itu bercerita jika dia pernah dipisuhi atau diumpat oleh seorang wanita saat dia berhenti di pinggir jalan.
"Saya pernah dipisuhi sama perempuan waktu berhenti di pinggir jalan. Ya mungkin terganggu atau kenapa gitu ya. Sehingga, karena itu saya ingin membalas dengan cara seperti itu," kata Prastiyo dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Dia mengaku tak ada tujuan lain dari tindakan yang dilakukan pada sejumlah wanita tersebut. Pun, dia mengaku hanya melakukannya sebanyak 5 kali.
Dia beraksi di Jalan Raya Ngawi-Madiun via Desa Kersoharjo Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi, dan via Desa Purwosari Kwadungan. Dia beraksi menggunakan motor Honda Beat nopol AE 5644 LJ.
Sebelumnya diberitakan, meresahkan warga Ngawi, pelaku eksibisionis (pamer alat vital) ditangkap polisi. Pelaku diamankan usai tertangkap basah oleh salah satu korbannya, Kamis (23/2/2023).
Prasetio (35), warga Desa Gelung, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, punya kebiasaan memepet wanita dan memperlihatkan alat vitalnya di atas motor. Dia tercatat sudah beberapa kali melakukan perbuatannya.
Salah satu korban yakni gadis berinisial TK (23), warga Kecamatan Kwadungan. Dia bercerita, pria itu sudah tiga kali memepetnya. Saat mepet, pria itu berteriak “Woy!”.
Baca Juga: Tidak Takut David Mati Saat Menganiaya, Pola Asuh Orang Tua Mario Dandy Menjadi Pertanyaan
Saat korban menoleh, pria itu menunjukkan kemaluannya. Lokasinya yakni di kawasan Jalan Raya Ngawi- Madiun via Kwadungan.
Berita Terkait
-
Jangan Dipercaya, Ini 4 Mitos tentang Masturbasi yang Masih Beredar!
-
Gesek Alat Kelamin di Transjakarta, Polisi Kantongi Identitas Pelaku yang Ternyata Pekerja Harian Lepas di Pospol
-
Pelaku Gesek Kelamin ke Wanita di TransJakarta Tertangkap, Mufarok Ternyata Pekerja Harian Lepas di Pospol Tambora
-
Mengenal Gangguan Seksual Eksibisionis dan Cara Penanganannya
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kronologi Balita Meninggal Ditabrak di Depan Masjid Agung Annur Pekanbaru
-
Sunblock Badan Apa yang Bagus untuk Cuaca Panas? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Tidak Gosong
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Geger Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sadari 5 Perubahan Perilaku Anak Korban Kekerasan
-
Profil Lo Kheng Hong, Warren Buffet-nya Indonesia yang Mendadak Jual Saham Salim Grup