Suara Joglo - Sejak beberapa waktu lalu puluhan warga di Desa Tumpuk Kabupaten Ponorogo Jawa Timur ( Jatim ) mengungsi. Ini setelah peristiwa tanah tempat tinggal mereka terus bergerak.
Gerakan tanah ini membuat jalanan bergelombang dan merekah lebar. Bahkan akibat tanah gerak itu rumah-rumah warga juga ikut retak-retak. Sampai sekarang belum diketahui pasti penyebab tanah bergerak tersebut.
Namun sebelumnya, warga mengeluhkan kalau tanah tempat mereka tinggal mulai bergerak, bergelombang dan merekah setelah kawasan tersebut diguyur hujan terus menerus dalam beberapa waktu belakangan.
Dan akibat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pun merekomendasikan agar 43 kepala keluarga yang rumahnya terdampak segera diungsikan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto, Selasa, usai meninjau ke lokasi tanah gerak yang menyebabkan puluhan rumah rusak dan ratusan warga mengungsi tersebut.
"Setelah melihat lokasi kejadian, kondisi rekahan tanah ternyata cukup parah. Karena itu, kita berharap semua warga bisa berpindah ke tempat yang telah disediakan," ujar Kalaks BPBD Jatim Gatot Soebroto.
Saat melakukan peninjauan lapangan bersama Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PRKPCK) Jatim serta Kepala Bakorwil I Madiun itu, Gatot mendapati kondisi retakan tanah yang terus mengalami penambahan.
Selain bertambah panjang dan tersebar di belasan titik, rekahan tanah juga terlihat semakin dalam setiap harinya. Saat ini kedalaman tanah yang ambles mencapai 20-40 centimeter.
Warga yang rumahnya terdampak juga mulai mengevakuasi perabotan dan barang-barang yang dipandang masih bisa dimanfaatkan.
Baca Juga: 4 Zodiak Ini Punya Keintiman Platonis dalam Persahabatan, Scorpio Terdepan!
"Ada 43 KK yang sudah mengungsi di tempat pengungsian yang kita siapkan di bekas balai desa," ujar Kades Tumpuk, Imam Sulardi.
Menurut dia, kerusakan rumah yang diakibatkan gerakan tanah saat ini sudah semakin parah. Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain kecuali relokasi.
Ia pun berharap, kepada BPBD Kabupaten Ponorogo dan BPBD Jatim untuk bisa membantu proses relokasi yang diinginkan warga.
Dalam kesempatan itu, BPBD juga membantu warga terdampak mengevakuasi perabotan dan barang-barangnya, serta menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga yang secara simbolis diserahkan oleh Kepala Bakorwil Madiun dan Kadis PRKP Cipta Karya dan Permukiman Jatim.
Adapun bantuan yang diserahkan, berupa, paket sembako sebanyak 50 paket, selimut 50 lembar, pasta gigi 50 batang, sikat gigi 50 batang, sabun mandi 50 batang, handuk 50 lembar dan tikar sejumlah 25 lembar.
Berita Terkait
-
Seram! Video Rekahan Tanah yang Sebabkan Ratusan Warga Ponorogo Mengungsi
-
Viral Rombongan Mobil Lamborghini Lewat Jalanan Rusak dan Becek di Ponorogo
-
Ponorogo Banjir Parah Kiriman Air Bah dari Wonogiri, Tiga Kecamatan Terendam
-
Waspadai Gelombang Dua PMK, Angka Kasus di Magetan dan Ponorogo Naik Lagi
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Lentik & Kuat! 5 Maskara Lokal dengan Kandungan Serum
-
Harga Emas Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Justru Kompak Turun!
-
Terasing di Tribun, Vincent Kompany Frustrasi Lihat Bayern Munich Dihajar PSG
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 29 April 2026, Event TOTS Buka Peluang Dapat Pemain OVR 119
-
Darurat Daycare di Jogja, Gus Yusuf Dorong Pesantren dan Masjid Jadi Solusi Pengasuhan Alternatif
-
OJK Cabut Izin Pinjol PT Malahayati Nusantara Raya
-
Malang Dikepung Air: 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir Setelah Hujan Deras
-
Jangan Panik Sinyal Hilang di Tanah Suci, Ini 4 Lokasi Posko Layanan Telkomsel di Makkah dan Madinah
-
Harga Minyakita Tembus Rp20 Ribu, Pemkot Pekanbaru Panggil Distributor
-
Luis Enrique: PSG vs Bayern Laga Terbaik Saya Sebagai Pelatih!