/
Jum'at, 03 Maret 2023 | 08:42 WIB
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo (Suara.com/Ari Welianto)

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka  resmi mengumumkan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dibuka untuk umum. 

Publik pun memberikan beragam saran untuk pengelolaan masjid megah tersebut. 

Gibran awalnya hanya mengumumkan telah dibuka untuk umum Masjid hadiah dari Uni Emirat Arab tersebut. 

"Telah berdiri megah telah dibuka umum pada 1 Maret 2023, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, simbol persahabatan dua negara muslim terbesar, Indonesia dan UEA.  Masjid yg dibangun mirip Sheikh Zayed Grand Mosque Abu Dhabi ini menampung 10.000 lebih jamaah," tulis Gibran di akun Twitternya yang dikutip pada Jumat (3/3/2023). 

Namun demikian, terdapat netizen meragukan dengan tempat ibadah yang dikelola secara profesional. 

"Tempat ibadah yg dikelola secara profesional. Kok rada nganu. Apakah mesti ada tiket masuk, tour guide, dsb gitu ya," tulis netizen dengan akun @purwohamjayan tersebut. 

Lalu tak lama kemudian, Gibran pun membalas cuita netizen tersebut. "Memangnya ada tiket masuk?" tulisnya. 

Melihat cuitan itu warganet lainnya pun langsung memberikan komentar beragam. 

"Mas @gibran_tweet mohon utk masjid ini jangan sampai seperti Masjid Istiqlal & At Tiin di Jakarta ya, modus satpamnya suruh ngisi buku tamu trs suruh selipin uang, dikasih 50rb g dibolehin masuk, parkirnya juga diperhatikan, kalo di Jakarta parkir bus besar 250rb," tulis netizen. 

Baca Juga: Duh! Lima Oknum Polisi Tertangkap Tangan Menjadi Calo Penerimaan Bintara Polri di Jawa Tengah

"Lha di sana malah gak boleh memungut infak atau sumbangan apapun. karena semua operasionalnya sdh ditanggung.. itu bayarnya kemana? Kalau ke tour guide ya tanya ke tour guide nya," tulis netizen. 

"Di lombok jg ada islamic center, ada masjidnya besar, dikelola pemerintah juga," tulis netizen. 

Load More