Suara Joglo - Beberapa waktu lalu sentra penjual durian di kawasan wisata masjid Cheng Hoo Kabupaten Pasuruan Jawa Timur ( Jatim ) kembali gaduh. Jika sebelumnya soal durian kosong, kini soal durian busuk.
Kegaduhan durian busuk ini gara-garanya unggahan seorang pemilik akun Instagram beberapa waktu silam. Pemilik akun tersebut mengaku membelah durian namun isinya busuk. Durian itu dibeli di kawasan Masjid Cheng Hoo.
Terkait unggahan itu, pedagang durian di sentra pasar buah itu pun segera angkat bicara. Salah satunya Totok yang merupakan warga Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.
Totok mengatakan bahwa dirinya tak mengetahui siapa orang yang telah memviralkan durian busuk. Bahkan Totok juga menjamin bagi para pembeli durian dengan kualitas buruk akan digantinya.
Sehingga Totok menganjurkan jika masih kurang percaya, para pembeli agar meminta nomer Whatsapp pedagang. Jadi, jika dapati durian busuk atau mentah bisa langsung memfotonya dan dikirimkan ke pedagang yang menjual.
"Kalau ada yang busuk dan gak matang biar langsung dikirim aja fotonya. Jadi kalau berkunjung lagi ke Cheng Hoo akan kami ganti dengan durian baru," kata Totok dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat, (10/3/2023).
Bahkan jika para pembeli yang membawa durian pulang kerumah, pedagang juga menyiapkan mika. Nantinya mika tersebut akan diisi dengan durian yang sudah dibuka langsung ditempat.
"Soalnya kita para pedagang sendiri juga gak tau durian di dalamnya itu busuk apa kurang matang. Kalau diincip di ujung rasanya manis, tapi ujung satunya juga belum tentu matang," ujarnya.
Ditambahkan Eko, koordinator pedagang durian mengatakan bahwa dirinya meminta maaf kepada para pembeli.
Baca Juga: Profil Mulyanto, Anggota DPR yang Semprot Luhut Kurang Ajar Soal Kasus Depo Plumpang
"Saya dan para pedagang durian minta maaf kalau ada durian yang busuk," sahutnya.
Sebelumnya diberitakan adanya durian busuk yang dibeli wisatawan saat berkunjung di kawasan wisata Cheng Hoo. Merasa tak puas dirinya memposting isi durian yang terlihat busuk di dalamnya, sedangkan di bagian luar terlihat sangat bagus.
Berita Terkait
-
Video Bullying Sadis di Pasuruan, 4 Remaja Cuma Merunduk Dijebloskan Penjara
-
Wow! Ada 15 Wanita Hebat Indonesia Berkontribusi Dalam Pengembangan Wisata Halal Dunia
-
4 Remaja Penganiaya Pelajar Pasuruan Diamankan, Keluarga Korban Sempat Mengamuk
-
5 Buah yang Harus Dihindari saat Puasa, Bisa Memicu Asam Lambung!
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
5 Tips Menata Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Mengalir Lancar
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI